Ustadz Ikhwansyah: Tingkatkan Ibadah, Jaga Kesucian Ramadhan

  • 20 Feb 2026 19:27 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Lhokseumawe – Menjaga kesucian bulan suci Ramadhan menjadi perhatian utama umat Muslim dalam meningkatkan kualitas ibadah dan pengendalian diri. Hal ini disampaikan dalam program “Dialog Ramadhan” pada Kamis, 19 Februari 2026. Bersama Ustadz Ikhwansyah yang menekankan pentingnya mengisi Ramadhan dengan ibadah serta menjauhi perbuatan maksiat demi meraih ketaqwaan.

Ia menjelaskan bahwa Ramadhan merupakan “tamu agung” dari Allah SWT yang harus disambut dengan penghormatan melalui peningkatan ibadah dan pengendalian diri. Menurutnya, terdapat dua kunci utama dalam menjaga kesucian Ramadhan agar tidak ternodai, yaitu mengisi waktu dengan kebajikan serta menjauhi perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa.

Pertama, umat Muslim dianjurkan mengisi setiap waktu dengan berbagai amalan ibadah. Ia menegaskan bahwa setiap detik di bulan Ramadhan memiliki nilai pahala yang berlipat ganda.

Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain memperbanyak membaca Al-Qur’an, melaksanakan shalat Tarawih dan qiyamulail, serta meningkatkan sedekah kepada sesama. Ramadhan sebagai bulan turunnya Al-Qur’an juga menjadi momentum bagi umat Islam untuk lebih banyak berinteraksi dengan kitab suci dibandingkan aktivitas hiburan yang kurang bermanfaat.

Kedua, menjaga kesucian Ramadhan juga dilakukan dengan menjauhi kemaksiatan dan perilaku yang dapat merusak pahala puasa. Ia menekankan pentingnya menjaga lisan dari perbuatan ghibah, fitnah, dan perkataan dusta. Menurutnya, Allah SWT tidak membutuhkan rasa lapar dan haus seseorang jika tidak meninggalkan perkataan buruk.

Selain itu, Ustadz Ikhwansyah juga mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota Lhokseumawe terkait penertiban warung makanan pada siang hari dan pembatasan jam operasional kedai kopi pada malam hari guna menjaga kekhusyukan masyarakat dalam beribadah, khususnya saat pelaksanaan shalat tarawih.

Lebih lanjut, ia menyebut Ramadhan sebagai “Universitas Ramadhan”, yakni momentum pembinaan disiplin diri dan peningkatan kualitas spiritual. Generasi muda juga diimbau untuk mengurangi penggunaan gawai secara berlebihan agar lebih fokus dalam beribadah.

Menutup dialog, Ustadz Ikhwansyah mengingatkan bahwa tidak semua orang dapat berjumpa dengan Ramadhan, dan tidak semua yang menjalaninya mampu meraih derajat ketakwaan. Karena itu, Ia mengajak untuk memanfaatkan bulan suci dengan memperbanyak kebajikan dan meningkatkan kualitas ibadah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....