Sekretaris HUDA: Bukber Jaga Adab dan Batas

  • 01 Mar 2026 20:50 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Sekretaris Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Kota Lhokseumawe, Ustadz Gunawan, menyoroti fenomena buka puasa bersama (bukber) yang dinilai mulai bergeser dari nilai-nilai utama Ramadan.

Tradisi yang semestinya menjadi ajang mempererat silaturahmi, menurutnya, kini kerap diwarnai hal-hal yang kurang sesuai dengan ajaran Islam.

Dalam Ketrangannya , Ustadz Gunawan menegaskan bahwa esensi bukber adalah memperkuat ukhuwah dan menyambung tali persaudaraan.

Ia mengingatkan sabda Rasulullah SAW tentang pentingnya menjaga silaturahmi sebagai jalan dilapangkannya rezeki dan dipanjangkannya umur. “Bukber itu sarana mempererat hubungan, bukan sekadar agenda makan bersama,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kecenderungan sebagian pihak melalaikan kewajiban salat Magrib saat pelaksanaan bukber. Menurutnya, puasa dan salat adalah dua ibadah yang sama-sama wajib dan tidak boleh diabaikan. “Jangan sampai semangat berkumpul justru membuat kita lalai terhadap kewajiban utama,” tegasnya.

Selain itu, pemborosan makanan dalam acara bukber turut menjadi perhatian. Ia menilai kebiasaan menyisakan hidangan hingga berujung sampah bertentangan dengan nilai kesederhanaan dan kepedulian sosial yang diajarkan selama Ramadan.

Sekretaris HUDA Lhokseumawe itu berharap masyarakat dapat mengembalikan makna bukber pada tujuan awalnya, yakni memperkuat silaturahmi, berbagi dengan penuh kesederhanaan, dan meningkatkan kualitas ibadah agar Ramadan benar-benar menghadirkan keberkahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....