Ramadhan Momentum Emas Perbanyak Amal Ibadah

  • 04 Mar 2026 19:41 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – RRI Lhokseumawe bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Lhokseumawe menggelar program religi bertajuk “Tafakur” setiap sore menjelang berbuka puasa di Pro Satu frekuensi 89.3 Mhz.

Pada edisi Selasa 3 Maret 2026, program tausiah tersebut diiisi oleh Ustadz Usman, S.Hi. Ustadz Usman mengulas kemuliaan bulan suci Ramadhan sebagai momentum strategis untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Muslim.

Dalam dialog tersebut, Ustadz Usman menyampaikan bahwa Ramadhan dikenal sebagai Sayyidus Syuhur atau penghulu segala bulan. Keistimewaan ini, menurutnya, karena Allah SWT melipatgandakan pahala setiap amal kebajikan yang dilakukan hamba-Nya.

Oleh sebab itu, kehadiran Ramadhan patut disambut dengan kesiapan lahir dan batin guna memaksimalkan ibadah wajib maupun sunah. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah puasa dan salat lima waktu. Puasa, kata dia, tidak akan bernilai sempurna apabila kewajiban salat diabaikan.

Ramadhan seharusnya menjadi madrasah spiritual untuk memperbaiki kualitas ibadah harian agar diterima secara utuh oleh Allah SWT. “Ramadhan merupakan bulan kemuliaan bagi umat Muhammad SAW. Seyogianya kita senang dengan datangnya Ramadhan yaitu dengan mengumpulkan segala amal ibadah kita, "ujar Ustadz Usman.

Menurutnya, jika berpuasa namun tidak melaksanakan salat, maka amal ibadah puasa akan terkatung-katung atau tidak jelas. Selain ibadah mahdah, masyarakat juga diajak memperbanyak amalan sosial seperti bersedekah. Menurutnya, sedekah di bulan Ramadhan memiliki keutamaan besar, termasuk sebagai ikhtiar menolak bala dan membantu meringankan beban fakir miskin di lingkungan sekitar.

Lebih lanjut, Ustadz Usman mengingatkan pentingnya mengendalikan hawa nafsu yang kerap menghambat kualitas ibadah.

Puasa dinilai sebagai sarana efektif untuk melatih pengendalian diri dan membersihkan jiwa dari sifat-sifat negatif.

Nafsu duniawi, apabila tidak dikendalikan, dapat membuat seseorang lalai dan melupakan tujuan hidup untuk akhirat kelak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....