Bupati Aceh Utara Salurkan Logistik Pengungsian
- 01 Des 2025 00:35 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Aceh Utara: Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, MM (Ayah Wa), terus memantau kondisi banjir besar yang melumpuhkan hampir seluruh wilayah kabupaten sejak 22 hingga 30 November 2025.
Banjir diperparah oleh cuaca ekstrem, curah hujan tinggi, serta jebolnya sejumlah tanggul sungai besar seperti Krueng Pase, Krueng Peutou, dan meluapnya aliran sungai lainnya di berbagai kecamatan. Dampaknya merusak pemukiman, fasilitas umum, lahan pertanian, dan pusat aktivitas masyarakat.

Hingga 30 November 2025, BPBD Aceh Utara melaporkan 119.830 warga terdampak dan 107.305 jiwa mengungsi di 221 titik. Sebanyak 78 warga meninggal dan 51 dinyatakan hilang.
Di sejumlah wilayah, listrik dan komunikasi masih blackout, sementara akses transportasi terutama di jalan kecamatan dan desa masih terputus akibat genangan air dan lumpur. Meski demikian, distribusi logistik mulai disalurkan ke kecamatan dan pos pengungsian.
Bupati Aceh Utara telah menetapkan status Tanggap Darurat dan memprioritaskan pengiriman bantuan masa panik ke wilayah terisolir seperti Langkahan, Seunuddon, Baktiya, dan Sawang.
Upaya pemulihan akses, penyediaan transportasi air, serta normalisasi sungai dengan alat berat terus dilakukan. Pemerintah daerah memastikan kebutuhan prioritas ibu hamil, balita, lansia, dan penyandang disabilitas menjadi fokus utama dalam penanganan bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....