Bersama Kemenkes RI, Bunda PAUD Kota Lhokseumawe Pantau Posyandu ILP

  • 17 Sep 2026 19:43 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Bunda PAUD Kota Lhokseumawe sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, bersama Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan Dinas Kesehatan Aceh melakukan pemantauan pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Gampong Blang Pohroh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Rabu, 16 September 2026.

Pemantauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung praktik-praktik baik implementasi Posyandu ILP di tingkat gampong dalam memberikan pelayanan kesehatan terpadu berdasarkan siklus kehidupan. Posyandu ILP Gampong Blang Pohroh memiliki 180 sasaran yang mencakup seluruh kelompok usia, mulai dari bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia (lansia).

Dalam kunjungan tersebut, tim meninjau berbagai aktivitas pelayanan Posyandu ILP, termasuk pemantauan kesehatan bayi dan balita serta pelayanan bagi kelompok usia lainnya. Ny. Yulinda Sayuti turut melihat langsung pelaksanaan pelayanan dan berdialog dengan kader Posyandu serta masyarakat yang hadir.

Ny. Yulinda Sayuti menyampaikan bahwa Posyandu ILP memiliki peran penting dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan pendekatan siklus hidup, pelayanan Posyandu mencakup kebutuhan kesehatan masyarakat dari berbagai kelompok usia.

“Posyandu ILP ini sangat penting karena sasarannya mencakup seluruh kelompok usia, mulai dari bayi, balita sampai lansia. Ini merupakan upaya untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang dekat, mudah dijangkau dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kader Posyandu, aparatur gampong, tenaga kesehatan serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Posyandu ILP di Gampong Blang Pohroh. Menurutnya, keberlanjutan layanan Posyandu membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan aktif berbagai pihak.

“Yang paling penting adalah bagaimana layanan ini terus berjalan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Karena itu, kita perlu terus memperkuat kader, dukungan gampong, tenaga kesehatan dan keterlibatan keluarga agar Posyandu benar-benar menjadi layanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Haji Samkain, SKM, MKM, Administrator Kesehatan Ahli Madya (JFT) Kemenkes RI, menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan Bunda PAUD Kota Lhokseumawe sekaligus Ketua Pembina Posyandu dalam mendampingi pemantauan pelaksanaan Posyandu ILP.

Ia mengatakan, selama tiga tahun melakukan monitoring dan evaluasi ke lapangan, baru kali ini dirinya melihat Bunda PAUD sekaligus Ketua Pembina Posyandu turun langsung mendampingi kegiatan seperti tersebut.

“Selama tiga tahun saya melakukan monitoring ke lapangan, baru kali ini saya melihat Bunda PAUD sekaligus Ketua Pembina Posyandu turun langsung mendampingi kegiatan seperti ini. Ini merupakan hal yang sangat positif,” ujarnya.

Pemantauan bersama Kemenkes RI dan Dinas Kesehatan Aceh tersebut menjadi bagian dari upaya melihat dan mengidentifikasi praktik-praktik baik dalam implementasi Posyandu ILP di tingkat gampong. Hasil pemantauan diharapkan dapat menjadi bahan penguatan pelaksanaan layanan kesehatan berbasis masyarakat.

Melalui Posyandu ILP, masyarakat diharapkan semakin aktif memanfaatkan pelayanan kesehatan secara rutin sesuai dengan kebutuhan pada setiap tahapan usia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....