Asam Lambung Sering Kambuh? Kenali Makanan Berikut yang Bisa Jadi Pilihan

  • 16 Sep 2026 16:13 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Rasa panas di dada, nyeri ulu hati hingga sensasi asam naik ke tenggorokan menjadi keluhan yang dapat mengganggu aktivitas. Bagi sebagian orang, keluhan tersebut dapat muncul setelah mengonsumsi makanan tertentu. Karena itu, memperhatikan pola makan menjadi salah satu hal penting bagi orang yang sering mengalami gejala refluks asam atau gastroesophageal reflux disease (GERD).

Tidak semua makanan memberikan efek yang sama pada setiap orang. Namun, makanan yang rendah lemak, tidak pedas dan tidak terlalu asam umumnya lebih mudah ditoleransi dibandingkan makanan berlemak, pedas atau asam. Berikut sejumlah makanan yang dapat menjadi pilihan.

  • Oatmeal

Oatmeal dapat menjadi pilihan sarapan karena mengandung serat dan relatif rendah lemak. Makanan ini juga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Agar lebih ramah bagi penderita GERD, oatmeal sebaiknya tidak diberi tambahan yang justru dapat memicu keluhan, seperti cokelat, kopi atau makanan tinggi lemak.

Pisang merupakan buah yang relatif rendah asam dan dapat menjadi pilihan bagi sebagian orang yang mengalami refluks. Buah ini juga mengandung serat serta mudah dikonsumsi sebagai camilan. Meski demikian, respons tubuh setiap orang berbeda sehingga tetap perlu diperhatikan apakah pisang justru memicu keluhan pada diri masing-masing.

  • Kentang

Kentang dapat menjadi sumber karbohidrat yang cukup mengenyangkan. Pilihan pengolahannya menjadi faktor penting. Kentang rebus, kukus atau panggang dapat menjadi pilihan dibandingkan kentang yang digoreng. Makanan tinggi lemak, termasuk makanan yang digoreng, pada sebagian orang dapat memperburuk gejala refluks.

  • Sayuran Hijau

Sayuran seperti bayam dan brokoli dapat dimasukkan dalam menu sehari-hari. Selain mengandung serat dan berbagai zat gizi, sayuran umumnya rendah lemak. Namun, cara memasaknya juga perlu diperhatikan. Sayuran yang dimasak dengan banyak minyak, santan atau bumbu pedas tentu berbeda dengan sayuran yang dikukus atau dimasak sederhana.

  • Melon

Melon termasuk buah yang tidak terlalu asam sehingga dapat menjadi alternatif buah bagi orang yang sensitif terhadap makanan asam. Buah ini dapat dikonsumsi langsung sebagai camilan. Jika setelah mengonsumsi buah tertentu muncul keluhan, sebaiknya catat makanan tersebut dan perhatikan pola gejalanya.

  • Daging Tanpa Lemak

Penderita GERD tetap dapat mengonsumsi sumber protein seperti ayam atau daging, dengan memilih bagian yang rendah lemak. Cara pengolahan juga berpengaruh. Daging yang direbus, dikukus, dipanggang atau dimasak dengan sedikit minyak dapat menjadi pilihan dibandingkan makanan yang digoreng atau memiliki kandungan lemak tinggi.

Alpukat mengandung lemak tidak jenuh dan berbagai zat gizi. Namun, karena tetap termasuk makanan yang mengandung lemak, konsumsinya sebaiknya dalam jumlah yang sesuai. Pada sebagian orang, makanan berlemak dalam jumlah banyak dapat memperburuk gejala refluks. Karena itu, perhatikan respons tubuh setelah mengonsumsinya.

Jangan Hanya Fokus pada Makanan

Mengatur makanan memang penting, tetapi mencegah gejala asam lambung kambuh tidak hanya berkaitan dengan apa yang dikonsumsi. Porsi makan juga perlu diperhatikan. Makan dalam jumlah besar sekaligus dapat memperburuk refluks pada sebagian orang. Selain itu, memberi jeda antara waktu makan dan berbaring juga dapat membantu mengurangi kemungkinan munculnya keluhan.

Makanan pemicu pun tidak selalu sama pada setiap orang. Kopi, makanan pedas, makanan berlemak, cokelat, minuman berkarbonasi atau makanan asam dapat memicu gejala pada sebagian penderita, tetapi tidak selalu memberikan efek yang sama pada semua orang. Karena itu, mengenali makanan yang menjadi pemicu pribadi menjadi bagian penting dalam mengendalikan gejala.

Jika keluhan asam lambung sering terjadi, semakin berat, sulit menelan, terjadi penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, muntah berulang atau terdapat tanda perdarahan, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....