Pemkab Bireuen Perkuat Akuntabilitas Kinerja dan Integritas Pelayanan Publik
- 28 Sep 2026 15:30 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID. Bireun –Pemerintah Kabupaten Bireuen terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada hasil, akuntabilitas, integritas dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penguatan tersebut tercermin dari meningkatnya hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Bireuen tahun 2026 yang memperoleh predikat “B”, meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, mengatakan peningkatan predikat SAKIP harus dipandang sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan setiap program pemerintah memiliki tujuan yang jelas, indikator keberhasilan yang terukur, anggaran yang tepat serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jangan berhenti pada predikat, karena sejatinya tujuan kita bersama adalah perubahan dan manfaat bagi masyarakat,” kata Mukhlis dalam sambutannya pada apel gabungan yang dirangkai dengan penyerahan piagam penghargaan SAKIP dan apresiasi pembangunan Zona Integritas kepada SKPK dan unit kerja terbaik, di halaman upacara Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Senin 28 September 2026.
Menurut Bupati, SAKIP menjadi instrumen penting untuk memastikan keterkaitan antara perencanaan, pelaksanaan program, penganggaran hingga hasil yang dicapai pemerintah daerah dapat dipertanggungjawabkan.
“Pemerintahan yang baik bukan hanya memiliki banyak program kerja, tetapi tentang hasil, manfaat dan pertanggungjawaban program kerja yang dijalankan kepada masyarakat,” ujarnya.
Karena itu, setiap program yang direncanakan pemerintah daerah harus memiliki arah yang jelas, ukuran keberhasilan yang terukur dan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan. Orientasi tersebut diharapkan mendorong perangkat daerah tidak sekadar mengejar terlaksananya kegiatan, tetapi memastikan program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Atas peningkatan capaian SAKIP tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen yang telah memberikan kontribusi dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan akuntabilitas kinerja.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Bireuen juga memberikan apresiasi kepada unit kerja yang aktif dalam pembangunan Zona Integritas.
Mukhlis mengatakan pembangunan Zona Integritas merupakan bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi dan membangun lingkungan pemerintahan yang berintegritas, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sejak dicanangkan pada 2024, pembangunan Zona Integritas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen terus didorong agar tidak hanya menjadi program pada unit kerja tertentu, tetapi menjadi komitmen bersama seluruh perangkat daerah.
Bupati memberikan apresiasi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Puskesmas Kuala dan Puskesmas Kota Juang beserta seluruh jajaran yang telah berpartisipasi aktif dalam penguatan pembangunan Zona Integritas.
Menurutnya, pembangunan Zona Integritas bukan hanya menjadi tanggung jawab unit kerja yang saat ini menjadi lokus, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh perangkat daerah, terutama unit pelayanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.
“Kepada seluruh Kepala SKPK dan Kepala Puskesmas, khususnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, saya minta agar terus memperbaiki pelayanan, memperkuat integritas dan menghadirkan inovasi,” katanya.
Mukhlis menegaskan bahwa pelayanan publik menjadi salah satu gambaran paling nyata dari kinerja pemerintah. Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan harus berjalan seiring dengan penguatan integritas aparatur.
“Karena wajah Pemerintah yang paling nyata adalah pelayanan kepada masyarakat. Predikat boleh menjadi target, tetapi integritas harus menjadi budaya,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen mempertahankan capaian yang telah diraih, memperbaiki berbagai kekurangan dan segera memulai hal-hal yang selama ini belum dilakukan.
“Kepada seluruh jajaran, saya berpesan pertahankan prestasi yang telah dicapai, yang masih kurang kita perbaiki, dan yang belum dilakukan segera kita mulai,” ujarnya.
Penyerahan piagam penghargaan SAKIP dan apresiasi pembangunan Zona Integritas yang dirangkai dalam apel gabungan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kinerja perangkat daerah sekaligus dorongan agar capaian tersebut terus ditingkatkan.
Bupati berharap penghargaan tidak berhenti sebagai pengakuan atas keberhasilan suatu unit kerja, tetapi menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas kerja, memperkuat integritas dan menghadirkan pelayanan yang lebih baik.
“Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik, memberikan pelayanan yang lebih baik, dan menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat,” kata Mukhlis.
Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah membangun tata kelola pemerintahan Kabupaten Bireuen yang akuntabel, berintegritas, responsif dan berorientasi pada hasil, dengan mengedepankan efektivitas, efisiensi dan produktivitas dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
Dengan demikian, peningkatan SAKIP dan pembangunan Zona Integritas diharapkan tidak hanya menghasilkan predikat atau penghargaan, tetapi menjadi bagian dari perubahan budaya kerja pemerintahan yang pada akhirnya dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Bireuen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....