Temu Ramah Pers, Wali Kota Langsa Pastikan Jadup Cair 23 September

  • 22 Sep 2026 07:53 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Langsa – Pemerintah Kota Langsa memastikan penyaluran Jaminan Hidup (Jadup) Tahap II termin kedua bagi korban bencana banjir mulai dicairkan pada Rabu, 23 September 2026.

Bantuan tersebut diberikan kepada 24.203 jiwa yang tergabung dalam 11.738 kepala keluarga (KK), dengan total anggaran mencapai Rp32.674.050.000.

Kepastian itu disampaikan Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., saat temu ramah Pemerintah Kota Langsa bersama insan pers di Edukasi Cafe, Gampong Pondok Pabrik, Kecamatan Langsa Lama, Senin, 22 September 2026.

Jeffry mengatakan, penyaluran kembali dilakukan setelah Pemko Langsa menerima surat pemberitahuan dari Kementerian Sosial RI melalui PT Pos Indonesia Kantor Cabang Langsa.

“Ini menyangkut penyaluran jaminan hidup Tahap II termin dua. Beberapa waktu lalu sudah kita salurkan, namun masih ada yang belum menerima secara lengkap. Berdasarkan surat yang masuk hari ini dari Kementerian Sosial melalui PT Pos Indonesia, penyaluran kembali dilakukan mulai Rabu 23 sampai 29 September 2026,” ujar Jeffry.

Ia menjelaskan, Jadup Tahap II termin kedua diberikan sebesar Rp1.350.000 per jiwa. Penyaluran bantuan dilakukan melalui Kantor Pos Indonesia Cabang Langsa.

Selain Jadup, bantuan bagi korban bencana terdiri dari bantuan isi hunian dan stimulan ekonomi. Secara akumulatif, sebagian penerima sebelumnya telah mendapatkan bantuan isi hunian dan stimulan ekonomi dengan total nilai Rp8 juta.

Untuk Jadup Tahap III, Pemko Langsa telah mengusulkan 23.869 KK kepada Satgas PRR. Setelah pemadanan data oleh Pusdatin Kemendagri, jumlah tersebut menjadi 23.261 KK atau 74.688 jiwa.

Data tersebut selanjutnya disampaikan kepada Kementerian Sosial RI untuk diverifikasi melalui BPS RI. Hasil verifikasi akan menjadi dasar penetapan calon penerima Jadup, stimulan ekonomi, dan isi hunian Tahap III Kota Langsa.

Jeffry meminta masyarakat bersabar menunggu proses verifikasi dan penetapan penerima bantuan.

“Inilah yang sudah ditempuh Pemko Langsa untuk usulan Jadup bagi korban banjir tahun lalu. Kami berharap masyarakat dapat bersabar menunggu hasilnya. Insya Allah, bantuan tersebut akan tersalurkan,” katanya.

Sementara itu, Pemko Langsa juga membuka pendaftaran bantuan usaha atau Banpres bagi pelaku UMKM yang terdampak banjir melalui laman banpres.langsakota.go.id.

Pendaftaran dibuka sejak 9 September dan akan berakhir pada 29 September 2026. Hingga saat ini, sekitar 8.000 pelaku UMKM telah mendaftar dari kuota 8.950 penerima. Setiap UMKM yang ditetapkan sebagai penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp3 juta.

Temu ramah Pemko Langsa bersama insan pers berlangsung dalam suasana santai dan komunikatif. Kegiatan diisi dengan sesi tanya jawab sebagai ruang bagi insan pers menyampaikan pertanyaan, masukan, dan saran kepada pemerintah daerah.

Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi Pemko Langsa dalam meningkatkan pelayanan publik, keterbukaan informasi, serta pelaksanaan berbagai program pembangunan di Kota Langsa.

Kegiatan turut dihadiri Ketua DPRK Langsa Melvita Sari, S.A.B., Sekda Kota Langsa Dra. Suhartini, S.Pd., M.Pd., Asisten I Al-Azmi, S.STP., M.AP., Asisten II Hendri Seonandar, S.STP., M.S.P., Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Pemerintahan Gampong Kota Langsa Darma Putra, S.P., Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Digital dan Perpustakaan Yusrizal Andria, S.STP., M.SP., Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan Harris Gusnaly, S.H., M.H., para camat se-Kota Langsa, Geuchik Gampong Pondok Pabrik, serta jajaran pemerintahan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....