Pemko Langsa Gandeng PEMA Unsam Bangun Generasi Muda
- 22 Mei 2026 09:38 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID,Kota Langsa - Semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan mahasiswa kembali diperkuat melalui audiensi Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) Universitas Samudra bersama Pemerintah Kota Langsa, yang berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Kamis, 21 Mei 2026.
Audiensi tersebut dipimpin langsung Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, didampingi Sekretaris Daerah, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Plt Asisten III Bidang Administrasi Umum, Kepala Dispora, Kepala Dinas Pendidikan, Plt Kadisnaker, serta Sekretaris Dinas Kominfo.

Sementara dari pihak mahasiswa hadir Presiden Mahasiswa Universitas Samudra, Muhammad Khairan Hakim bersama jajaran kabinet PEMA Unsam dan Duta Kampus Tahun 2026.
Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai aspirasi dan isu strategis yang dinilai penting bagi kemajuan Kota Langsa, mulai dari persoalan banjir, pengelolaan sampah, pemberdayaan pemuda, peluang kerja bagi fresh graduate, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan publik.

Muhammad Khairan Hakim menegaskan, audiensi itu menjadi langkah awal membangun komunikasi yang lebih erat antara mahasiswa dan pemerintah daerah.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga ikut terlibat dalam pembangunan Kota Langsa melalui gagasan dan kolaborasi nyata,” ujarnya.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wali Kota Langsa menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan semangat kritis mahasiswa dalam mengawal pembangunan daerah.
Menurut Jeffry, pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk ikut berkontribusi dalam berbagai program pembangunan dan pengembangan generasi muda.

“Pemerintah dan mahasiswa harus berjalan bersama sebagai mitra strategis dalam membangun daerah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota turut memaparkan sejumlah program prioritas yang tergabung dalam 22 program unggulan “Langsa Juara”, seperti program tahfidz Al-Qur’an, pelatihan keterampilan kerja melalui Disnaker, pengembangan kemampuan bahasa asing, pelatihan barista, hingga berbagai program pemberdayaan pemuda lainnya.
Persoalan banjir juga menjadi pembahasan serius dalam audiensi tersebut. Pemerintah Kota Langsa, kata Jeffry, terus melakukan penanganan bertahap melalui normalisasi drainase dan koordinasi dengan Pemerintah Aceh terkait pengerukan sungai yang menjadi kewenangan provinsi.

“Setelah kami turun langsung ke lapangan, kondisi sungai memang sudah dangkal sehingga perlu dilakukan pengerukan agar aliran air kembali normal,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas LingkungAudiensi Pemerintah Kota Langsa bersama PEMA Universitas Samudra berlangsung hangat dan penuh keakraban dalam membangun sinergi pembangunan generasi muda serta kemajuan daerah di ruang kerja Wali Kota Langsa.an Hidup Kota Langsa, Aulia, turut memaparkan upaya modernisasi sistem pengelolaan sampah untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kebersihan kota.
Audiensi berlangsung santai, komunikatif, dan penuh keakraban. Diskusi ringan yang terbangun menjadi bukti bahwa mahasiswa dan pemerintah memiliki semangat yang sama dalam mewujudkan Kota Langsa yang maju, bersih, dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....