Pemko Langsa Sambut Visitasi PKN Tingkat II, Jadi Lokus Pembelajaran Pascabencana

  • 15 Sep 2026 14:36 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Langsa — Pemerintah Kota Langsa menerima kunjungan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan 25 Tahun 2026 Pusat Pembelajaran Strategi Kebijakan Manajemen Kinerja (Pusjar SKMK) LAN RI Aceh, Selasa, 15 Setember 2026, di Gedung Virta Convention Hall, Kota Langsa.

Visitasi mengangkat tema “Kepemimpinan Adaptif dalam Penguatan Tata Kelola Pemulihan Pascabencana untuk Mewujudkan Resiliensi Daerah dan Nasional.”

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra melalui Sekretaris Daerah Kota Langsa Suhartini menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Langsa sebagai lokus pembelajaran.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Langsa, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta. Kami merasa terhormat karena Kota Langsa menjadi salah satu lokasi pembelajaran dan visitasi,” ujar Suhartini saat membacakan sambutan Wali Kota.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum berbagi pengalaman, gagasan, dan praktik baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya penanganan dan pemulihan pascabencana.

Ia menegaskan, pemulihan pascabencana membutuhkan kepemimpinan adaptif serta kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, media, relawan, dan masyarakat.

“Resiliensi daerah bukan hanya kemampuan untuk bangkit setelah bencana, tetapi juga kemampuan belajar dari setiap krisis untuk membangun sistem yang lebih kuat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusjar SKMK LAN RI Aceh Said Fadhil melalui Kepala Bagian Umum Edi Saputra mengatakan, PKN Tingkat II Angkatan 25 Tahun 2026 diikuti 63 peserta. Sebanyak 32 peserta melakukan visitasi di Kota Langsa.

Edi menjelaskan, Kota Langsa bersama Kabupaten Aceh Tamiang dipilih karena dinilai memiliki pengalaman dan praktik baik dalam penanganan serta pemulihan pascabencana.

“Kami melihat Langsa dan Tamiang sebagai best practice dan lesson learned bagi peserta untuk mempelajari bagaimana pemerintah berkolaborasi dengan masyarakat dan dunia usaha dalam memulihkan kondisi daerah,” ungkapnya.

Selain menggali informasi melalui dokumen dan narasumber, peserta juga melakukan diskusi dan pembelajaran langsung untuk memperoleh gambaran mengenai proses pemulihan pascabencana di Kota Langsa.

Dalam kegiatan tersebut, peserta turut menyaksikan video dokumenter mengenai kondisi pascabencana serta berbagai langkah penanganan dan pemulihan yang dilakukan Pemerintah Kota Langsa.

Kegiatan turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, perwakilan Kantor Imigrasi Kelas II Langsa, Direktur PT Pekola Perseroda, serta para alumni pelatihan kepemimpinan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....