Tantangan, Harapan dan Impian Kasmiati untuk Usaha UMKM
- 20 Okt 2025 20:17 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe: Dengan nada penuh semangat, Kasmiati mengungkapkan bahwa impiannya tidak berhenti pada usaha rumahan saja. Ia berharap suatu hari nanti Dapur Kasmiati bisa memiliki gerai sendiri, lengkap dengan peralatan yang memadai dan oven besar agar mampu melayani pesanan dalam jumlah lebih banyak.
“Saya punya cita-cita, suatu hari nanti ingin punya toko sendiri, punya nama besar, ada oven yang besar juga supaya bisa terima orderan banyak. Mudah-mudahan bisa tercapai,” tutur Kasmiati optimis dalam Program Mozaik Indonesia yang disiarkan di Pro 1 RRI Lhokseumawe.
Sosok pelaku UMKM inspiratif, Kasmiati, pemilik usaha rumahan Dapur Kasmiati. Dalam perbincangan kali ini, Kasmiati berbagi cerita tentang harapan dan impiannya ke depan, setelah sepuluh tahun berjuang membangun usahanya dari dapur kecil di rumah.
Kasmiati juga memiliki keinginan mulia: ia ingin berbagi ilmu dengan siapa pun yang ingin belajar membuat kue. Bagi Kasmiati, ilmu dan pengalaman tidak boleh disimpan sendiri, karena berbagi keterampilan juga bisa membuka peluang bagi orang lain untuk mandiri.
“Kalau ada yang mau belajar masak, saya siap ajarkan. Rezeki enggak akan tertukar. Kalau kita berbagi, insyaallah berkahnya makin banyak,” ujarnya dengan senyum hangat.

Dalam dialog yang penuh makna itu, Kasmiati juga menceritakan berbagai tantangan yang dihadapinya, terutama saat harga bahan pokok naik. Namun baginya, menjaga cita rasa dan kepercayaan pelanggan adalah hal utama. Meski terkadang harus mengurangi sedikit porsi agar tetap bisa menjual dengan harga yang sama, Kasmiati memastikan rasa dan kualitas kuenya tidak pernah berubah.
“Kalau harga bahan naik, memang berat. Tapi saya enggak mau ubah resep, biar tetap enak. Kadang porsinya dikurangin sedikit, tapi rasa harus tetap sama. Itu prinsip saya,” ungkapnya tegas.
Kasmiati berharap setelah kehadirannya di RRI, akan ada pihak yang tergerak hatinya untuk mendukung usahanya, baik dari kalangan masyarakat, lembaga, maupun pemerintah daerah. Ia percaya bahwa dengan bantuan modal dan peralatan yang lebih baik, Dapur Kasmiati bisa berkembang lebih besar dan memberi manfaat bagi banyak orang.
“Saya berharap setelah berbicara di RRI ini, ada yang mau bantu, entah dari pribadi atau pemerintah. Saya ingin Dapur Kasmiati makin maju dan bisa bantu orang lain juga,” tutup Kasmiati penuh harapan.
Melalui kisah sederhana namun penuh keteguhan hati ini, Kasmiati menjadi contoh nyata bahwa usaha kecil bisa tumbuh besar jika dijalani dengan ketulusan, kerja keras, dan keyakinan. Suatu hari nanti, bukan tidak mungkin Dapur Kasmiati akan dikenal luas sebagai salah satu ikon kuliner kebanggaan dari Aceh Utara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....