Milad 800 Samudera Pasai Jadi Etalase Karya Siswa SMK Aceh Utara
- 11 Sep 2026 14:56 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara - Perayaan Milad Samudera Pasai ke-800 tidak hanya menjadi momentum mengenang kejayaan sejarah, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka. Salah satunya melalui karya siswa SMKN 1 Cot Girek yang dipamerkan kepada masyarakat. Jumat, 11 September 2026.
Kepala SMKN 1 Cot Girek, Maimun, S.Ag., M.A., mengatakan momentum tersebut menjadi kesempatan bagi sekolah untuk memperkenalkan potensi dan keterampilan siswa kepada masyarakat. Menurutnya, pendidikan vokasi harus mampu membekali peserta didik dengan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal memasuki dunia kerja maupun membangun usaha sendiri.

“Harapan saya untuk SMKN 1 Cot Girek adalah semoga ke depan semakin maju, semakin dikenal, dan mampu menjadi sekolah yang menghasilkan lulusan yang terampil, kreatif, mandiri, dan berkarakter,” ujar Maimun.
Ia menjelaskan, SMKN 1 Cot Girek memiliki tiga kompetensi keahlian, yakni Agribisnis Ternak Ruminansia (ATR), Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), dan Teknik Grafika (TG). Ketiga kompetensi tersebut terus diarahkan agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang memiliki nilai manfaat dan nilai jual.

“Harapan terbesar kami, lulusan SMKN 1 Cot Girek nantinya tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu berwirausaha dan menciptakan lapangan pekerjaan. Tentunya kami berharap dukungan masyarakat terhadap karya dan produk anak-anak SMK semakin besar,” katanya.
Sementara itu, guru SMKN 1 Cot Girek, Nurhabibi, S.K.H., Gr., mengatakan keikutsertaan sekolah dalam Milad Samudera Pasai ke-800 menjadi momentum penting untuk memperlihatkan kemampuan siswa SMK kepada masyarakat luas.
“Harapan saya, melalui Milad Samudera Pasai ke-800 ini masyarakat semakin mengenal potensi dan karya anak-anak SMK di Aceh Utara. Kami ingin menunjukkan bahwa siswa SMK bukan hanya belajar teori, tetapi juga mampu menghasilkan produk yang kreatif, inovatif, dan bernilai jual,” ujarnya.

Nurhabibi mengajak masyarakat tidak hanya melihat produk yang dipamerkan, tetapi juga melihat proses panjang di balik setiap karya. Sebab, setiap produk merupakan hasil pembelajaran, praktik, kreativitas dan kerja keras siswa.
“Jadi, mari kita dukung dan bangga terhadap karya anak-anak SMK. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi wadah bagi anak-anak kita untuk berkarya, berwirausaha, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan,” katanya.
Momentum Milad Samudera Pasai ke-800 diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan sejarah, tetapi juga menjadi panggung bagi generasi muda Aceh Utara untuk menunjukkan bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan siswa yang terampil, kreatif, mandiri dan siap menghadapi masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....