Mengenal Rapai Uroh, Warisan Seni Tradisi Masyarakat Aceh
- 25 Jul 2026 15:37 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Kesenian Rapai Uroh terus menjadi salah satu warisan budaya Aceh yang dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat. Di balik tabuhan rapai yang menggema, tersimpan nilai-nilai agama, adat, serta kebersamaan yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Salah seorang pemain Rapai atau yang akrab disebut awak rapai, Syahrial, mengatakan Rapai Uroh bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga menjadi media dakwah, silaturahmi, dan pelestarian budaya Aceh.
"setiap irama tabuhan rapai dan syair yang dilantunkan mengandung pesan moral, nilai-nilai keislaman, serta ajakan untuk menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat. ujar Syahrial Sabtu 25 Juli 2026.
Ia menjelaskan, Rapai Uroh telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Aceh dan kerap ditampilkan dalam berbagai kegiatan adat, peringatan hari besar Islam, kenduri gampong, hingga penyambutan tamu.
Syahrial menilai, keberadaan Rapai Uroh harus terus dipertahankan karena merupakan identitas budaya yang membedakan Aceh dengan daerah lain di Indonesia.
Menurutnya, generasi muda perlu diberikan ruang untuk mengenal dan mempelajari Rapai Uroh agar kesenian tersebut tidak tergerus oleh perkembangan zaman dan pengaruh budaya luar.
Ia juga mengajak para pemuda untuk bergabung dalam kelompok-kelompok Rapai Uroh yang ada di gampong sehingga mampu meneruskan warisan budaya para leluhur.
Selain menjadi hiburan, Rapai Uroh dinilai memiliki peran penting dalam mempererat silaturahmi antar masyarakat dan memperkuat nilai-nilai adat yang telah lama hidup di Aceh.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan seluruh elemen masyarakat, Syahrial berharap Rapai Uroh tetap lestari dan terus menjadi kebanggaan masyarakat Aceh hingga masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....