Dua Tim Teknik Elektro Unimal Raih Silver Award di Ajang Internasional
- 13 Sep 2026 14:49 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, ACEH UTARA — Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Malikussaleh (Unimal) kembali membawa nama Aceh ke tingkat internasional. Dua tim mahasiswa berhasil memperoleh Silver Award melalui karya inovasi teknologi yang mereka tampilkan dalam kompetisi internasional di Malaysia 10 September 2026.
Dua penghargaan tersebut diraih melalui inovasi dengan bidang yang berbeda. Tim pertama mengembangkan proyek bertajuk State of Charge Estimation Experiment on Machine Learning-Based Hybrid Energy Harvesting System Using ESP32.
Proyek ini menggabungkan teknologi machine learning, ESP32, dan sistem pemanenan energi hibrida untuk melakukan eksperimen dalam memperkirakan tingkat pengisian daya atau State of Charge.
Tim pertama beranggotakan Teuku Imam Fradhean Fred, Muhammad Fathi Annaqi Lubis, Azzuhra Nayla Evana Saragih, dan Riki Azril.
Sementara itu, tim kedua menghadirkan inovasi di bidang kesehatan melalui proyek Development of a Bluetooth-Based Electronic Stethoscope with a Music Feature to Support Child-Friendly Examinations.
Inovasi tersebut berupa stetoskop elektronik berbasis Bluetooth yang dilengkapi fitur musik. Teknologi ini dirancang untuk membantu menciptakan suasana pemeriksaan yang lebih ramah bagi anak.
Tim kedua terdiri atas Novra, Gianina Inaya, Nyak Qurratu Aini, dan Rafli Hamdan Farabi.
Koordinator Program Studi Teknik Elektro Unimal, Teuku Multazam, mengapresiasi pencapaian kedua tim tersebut. Menurutnya, penghargaan internasional ini menunjukkan mahasiswa tidak hanya mampu memahami teori akademik, tetapi juga dapat menerapkannya menjadi produk dan gagasan inovatif.
Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk semakin aktif dalam penelitian, pengembangan teknologi, serta mengikuti berbagai kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Ketua Jurusan Teknik Elektro Unimal, Prof. Arnawan Hasibuan, juga memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menilai kompetisi internasional menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan teknis, bekerja dalam tim, memecahkan persoalan, sekaligus mempresentasikan karya di hadapan peserta dan penilai dari berbagai negara.
Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat mahasiswa Teknik Elektro perlu menguasai berbagai bidang, termasuk kecerdasan buatan, mikrokontroler, sistem energi, komunikasi Bluetooth, hingga elektronika.
Capaian dua Silver Award ini sekaligus memperlihatkan bahwa mahasiswa dari Aceh memiliki peluang untuk bersaing dalam pengembangan teknologi di tingkat global.
Pihak Jurusan Teknik Elektro Unimal pun mendorong agar budaya penelitian dan inovasi terus berkembang. Harapannya, mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menciptakan teknologi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjawab kebutuhan di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....