Melalui Al-Qur'an Braille, RRI Hadirkan Harapan bagi Penyandang Tunanetra

  • 10 Jun 2026 20:33 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Penyandang tunanetra di Kota Langsa kini memiliki akses yang lebih luas untuk mempelajari dan membaca Al-Qur'an melalui bantuan Al-Qur'an Braille yang diserahkan secara langsung oleh Direktur Utama LPP RRI Dr. I Hendrasmo, M.A. kepada Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E usai kegiatan Penyerahan sertifikat hibah di Jakarta, Rabu 10 Juni 2026.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program sosial hasil kolaborasi RRI dengan Kementerian Sosial untuk mendukung pemenuhan kebutuhan literasi keagamaan bagi penyandang disabilitas netra.

Kepala RRI Lhokseumawe, Wenny Zulianti, S.H., M.H mengatakan penyerahan bantuan Al-Qur'an Braille kepada Kota Langsa telah direncanakan sebelumnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para penyandang tunanetra untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap Al-Qur'an.

Penyerahan Al-Qur'an Braille ini juga sebagai wujud kepedulian RRI kesejumlah daerah yang masuk wilayah siar RRI Lhokseumawe- yang terdampak banjir bencana hidrometeorologi di Aceh pada akhir Nopember 2025 lalu.

Menurut Wenny, pada tahap awal pihaknya menerima bantuan Al-Qur'an Braille dari Kementerian Sosial dengan total 10 set, namun untuk tahap awal baru, empat set telah disalurkan ke Kota Langsa, sedang untuk Kabupaten Aceh Utara, dan Kabupaten Bireuen akan di salurkan selanjut nya,

"Yang sudah tersalurkan untuk Langsa, sedangkan Aceh Utara, dan Kabupaten Bireuen akan di salurkan berikutnya ujar Wenny.

Ia menjelaskan, Khusus untuk Kota Langsa, penyerahan bantuan tersebut memiliki makna tersendiri karena dilakukan langsung oleh Direktur Utama LPP RRI.

Hal ini menunjukkan perhatian dan komitmen LPP RRI terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, terutama dalam memperoleh akses terhadap sarana pendidikan dan pembelajaran agama.

"Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi penyandang tunanetra agar mereka memiliki kesempatan yang sama dalam mempelajari dan membaca Al-Qur'an," katanya.

Selain menjadi sarana pembelajaran agama, Al-Qur'an Braille juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan keagamaan yang inklusif di daerah. Melalui bantuan tersebut, penyandang tunanetra dapat lebih mudah mengakses bacaan Al-Qur'an secara mandiri dan berkesinambungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....