Majelis Afafah Panjatkan Doa untuk Keselamatan Negeri Malam Ini

  • 12 Sep 2026 18:01 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Aceh Utara - Malam ini, Masjid Khalifah Ibrahim, Gampong Keude Matang Kuli, Aceh Utara, menjadi ruang berkumpulnya jamaah dalam suasana penuh khidmat. Lantunan zikir dan doa menggema, membawa harapan untuk keselamatan negeri, para pemimpin, serta mereka yang telah berpulang.

Majelis Afafah Lhoksukon-Matangkuli menggelar Haul dan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu, 12 September 2026 malam. Kegiatan mengusung tema “Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa, Kesehatan dan Keselamatan Para Pemimpin, serta Doa untuk Segala Arwah.”

Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan zikir, kemudian salat Isya berjamaah. Suasana religius semakin terasa saat jamaah mengikuti tausiah yang disampaikan Abu Cut Lueng Angen.

Di penghujung kegiatan, doa bersama menjadi bagian yang paling dinanti. Jamaah menengadahkan tangan, memohon kepada Allah SWT agar bangsa dan negeri senantiasa diberikan keselamatan, para pemimpin diberi kesehatan serta kekuatan dalam menjalankan amanah, dan arwah keluarga serta kaum muslimin yang telah mendahului mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Aceh Utara selaku Pelaksana kegiatan, Muhammad Ali Quba atau Ali Kuba, mengatakan kegiatan keagamaan seperti Haul dan Maulid bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus kepedulian terhadap kehidupan sosial dan pemerintahan.

Menurutnya, doa bersama juga menjadi bentuk ikhtiar batin masyarakat agar para pemimpin, baik di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten, senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah.

Sementara itu, Ketua Majelis Afafah, Abi Budiman, mengatakan Haul dan Maulid menjadi momentum untuk mengenang serta mendoakan orang-orang yang telah meninggal dunia.

Namun lebih dari itu, katanya, peringatan Maulid Nabi juga menjadi kesempatan untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap doa yang dipanjatkan malam ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama agar Aceh Utara dan Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan kedamaian, keberkahan, serta kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Di tengah kesibukan dan berbagai persoalan kehidupan, malam itu jamaah seakan berhenti sejenak. Bersama-sama mereka menundukkan kepala dan menyatukan harapan.

Dari Masjid Khalifah Ibrahim, doa pun dipanjatkan. Untuk negeri, untuk para pemimpin, untuk masyarakat, dan untuk mereka yang telah lebih dahulu kembali kepada Sang Pencipta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....