Pulihkan Tutupan Lahan Pasca-Bencana, KTH Gunung Greudong Tanam Ratusan Pohon
- 23 Agt 2026 20:46 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Bener Meriah - Kelompok Tani Hutan (KTH) Gunung Greudong bersama lintas komunitas menggelar aksi reboisasi di kawasan Gunung Burni Greudong, Desa Mulie Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Kegiatan ini dilakukan guna memulihkan tutupan lahan yang rusak serta menjaga sumber mata air dan penyangga tebing pasca-bencana longsor.
Ketua KTH Gunung Greudong, Indra Yulisapitra, menyatakan bahwa sebanyak 500 batang pohon ditanam pada aksi penghijauan di dua titik lokasi yang mengalami deforestasi dan kerentanan longsor.
"Tujuannya untuk memulihkan tutupan penghijauan agar sumber mata air tetap terjaga dan penyangga tebing pulih kembali pasca-bencana. Bibit yang ditanam mencakup jenis pinus, mahoni, jeruk, hingga beringin yang memiliki ikatan akar kuat untuk menahan erosi," ujar Indra, Minggu 23 Agustus 2026.
Aksi lingkungan ini melibatkan sekitar 50 peserta gabungan dari warga lokal serta Komunitas Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA), termasuk 18 personel KMPA Eka Citra Jakarta. Pasokan bibit didukung oleh lembaga swadaya masyarakat lokal, GEC yang telah menyalurkan hingga 1.000 bibit.

Indra menambahkan, KTH Gunung Greudong juga konsisten menerapkan aturan wajib tanam pohon bagi para pendaki yang melintas melalui Basecamp Burni Greudong. Setiap pendaki dibekali satu pohon untuk ditanam pada titik-titik kawasan yang memerlukan pemulihan vegetasi.
Menyinggung kondisi tutupan hutan di seputar Gunung Greudong, Indra mengungkapkan adanya ancaman deforestasi dari pembalakan liar di area sekitar kawasan. Meski dari area depan vegetasi tampak utuh, pembukaan lahan di sisi luar kawasan terus bertambah, termasuk aktivitas penebangan perambahan yang sempat mendapat peringatan dari pihak Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH).
"Harapan kami kegiatan ini dapat mengedukasi generasi muda agar peduli lingkungan. Pohon yang ditanam hari ini juga akan terus dimonitoring tumbuh kembangnya agar memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang," pungkas Indra.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....