Warga Keluhkan Huntara di Kuta Meuligoe Sawang Belum Rampung

  • 31 Mar 2026 11:22 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Aceh Utara — Sejumlah hunian sementara (huntara) yang diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Kuta Meuligoe, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, hingga akhir Maret 2026 dilaporkan belum siap ditempati. Kondisi ini memicu keluhan dari masyarakat setempat yang hingga kini masih menunggu kepastian tempat tinggal layak.

Seorang warga, Abdullah Yusuf, menyampaikan bahwa pembangunan huntara yang dimulai sejak Januari lalu belum menunjukkan progres signifikan. Dari total 10 unit yang dibangun di Desa Kuta Meuligoe, seluruhnya masih terbengkalai dan belum dapat difungsikan.

“Sejak Januari hingga sekarang belum selesai. Bahkan saat hujan turun, air masih masuk ke dalam bangunan. Ini sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Abdullah juga membandingkan kondisi tersebut dengan desa lain di wilayah yang sama, di mana huntara sudah lebih dulu dihuni oleh korban banjir bahkan sebelum bulan Ramadhan. Ketimpangan ini dinilai menimbulkan ketidakadilan bagi warga Kuta Meuligoe yang masih kehilangan tempat tinggal.

Ia meminta kepada pihak berwenang agar segera melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan pembangunan huntara, sehingga fasilitas tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mohon perhatian serius. Jangan sampai masyarakat yang sudah kehilangan rumah justru semakin menderita karena huntara tidak kunjung selesai,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga mendesak agar kontraktor pelaksana proyek huntara diusut secara tuntas jika terbukti lalai dalam menyelesaikan pekerjaan.

Menurutnya, pengabaian terhadap pembangunan ini berpotensi merugikan masyarakat sekaligus mencederai kepercayaan publik terhadap program pemerintah.

Abdullah menegaskan bahwa huntara seharusnya menjadi solusi cepat bagi korban bencana, bukan justru menjadi persoalan baru akibat keterlambatan dan kualitas pembangunan yang buruk.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan penyelesaian huntara di Desa Kuta Meuligoe.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....