Pengembangan Industri Olahan Kelapa Perkuat Ekonomi Masyarakat Perbatasan

  • 23 Sep 2026 08:57 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Langgur – Pengembangan industri olahan kelapa di Kabupaten Maluku Tenggara diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kemampuan sumber daya manusia dalam mengolah potensi kelapa menjadi berbagai produk bernilai tambah.

Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian, Yedi Sabaryadi mengatakan, pembangunan kawasan perbatasan tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, tetapi juga harus menyentuh penguatan ekonomi masyarakat dan pengembangan potensi lokal.

“Kawasan perbatasan merupakan beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pembangunan kawasan perbatasan tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan, tapi juga harus disertai dengan penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kesejahteraan, serta pengembangan potensi ekonomi lokal,” ujar Yedi saat membuka kegiatan Pendampingan Teknis Produksi bagi IKM Olahan Kelapa di Hotel Aurelia Hotel by Kimson, Selasa (22/9/2026).

Menurut Yedi, Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal IKMA mendapat amanat untuk turut mendukung pembangunan kawasan perbatasan melalui pengembangan industri. Salah satunya dengan menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan mengolah kelapa menjadi produk seperti Virgin Coconut Oil (VCO) dan olahan lainnya.

Potensi kelapa Maluku Tenggara menjadi salah satu alasan pengembangan industri tersebut dilakukan. Pengolahan bahan baku di daerah diharapkan dapat memberikan nilai tambah sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis komoditas lokal.

Yedi berharap pendampingan yang diberikan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Kemampuan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan langsung diterapkan dalam proses produksi agar produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang konsisten.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....