Teri Asap, Produk Perikanan Lokal Kei Khas Desa Selayar
- 17 Jun 2026 11:29 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Komunitas usaha mikro, kecil dan menengah (umkm) di desa selayar, kecamatan manyeuw, kabupaten maluku tenggara, saat ini tengah gencar memproduksi teri asap, yang menjadi produk andalan desa tersebut. Ditemui rri.co.id, Yanti Wabula, salah satu pelaku umkm dari desa selayar mengatakan, awal mula adanya teri asap ini karena pihaknya ingin mengolah sumber daya ikan teri atau ikan puri, yang selalu berlebihan pada musim tertentu.
Dengan begitu, teri tidak hanya bisa dijual mentah kepada pengepul atau di pasar tradisional, tetapi juga bisa diolah menjadi oleh-oleh khas dari kepulauan kei. Pengolahan ini juga melibatkan para ibu-ibu di sekitar rumahnya.
"Hasil terbanyak di sini itu ikan teri, jadi kami mengambil teri sebagai bahan baku olahan teri asap ini. Karena kadang hasil dari bagan kami di laut tidak semua bisa kami jual ke pasar ikan, kadang pengepul dari perusahaan juga ambil tetapi tidak banyak. Maka saat kami keringkan secara tradisional, kami pikir kira-kira ada jalan lain lagi untuk bisa manfaatkan hasil teri yang berlebihan ini," jelas Wabula.
Lebih lanjut wabula menjelaskan, terinspirasi dari cara pengasapan manual, pada akhirnya ikan teri diasap menggunakan oven pemanggang khusus. Ini menjamin produk menjadi lebih steril, dan terpanggang dengan hasil matang merata.
"Awalnya dengan cara pengasapan manual, lalu kami mulai trial dan error untuk mendapatkan cara yang efisien dan tidak mengurangi kadar gizi maupun kebersihan produk olahan. Akhirnya kami melakukan pengasapan dengan oven khusus dan menggunakan batok tempurung kelapa. Kami gunakan semua sumber daya alam kami agar tidak sia-sia," terang Wabula.
Sejauh ini belum ada rumah produksi yang berdiri sebagai tempat bernaung komunitas ikan teri asap di desa selayar. Semuanya masih dikerjakan secara manual dan dibantu oleh beberapa anggota DPRD Maluku Tenggara, dari daerah pemilihan kei kecil.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....