Digitalisasi Rantai Pasok Perikanan Didorong Perkuat Ekspor Maluku
- 17 Sep 2026 20:51 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Langgur – Digitalisasi rantai pasok didorong untuk memperkuat perdagangan dan ekspor produk perikanan Maluku. Sistem digital dapat mempertemukan nelayan, pelaku usaha, perusahaan pengolahan, eksportir, dan pembeli dalam rantai pasok yang lebih terhubung.
Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Tual Dr. Usman Madubun mengatakan pengembangan sektor perikanan membutuhkan dukungan sistem distribusi dan informasi yang mampu menghubungkan produksi dengan pasar.
Menurut Usman, digitalisasi dapat digunakan untuk mempertemukan nelayan dengan pembeli, sekaligus menghubungkan nelayan dengan perusahaan yang membutuhkan bahan baku perikanan.
“Bagaimana kita menghubungkan antara nelayan dengan pembeli, antara nelayan dengan perusahaan dan seterusnya,” kata Usman saat menyampaikan materi dalam Forum Konsultasi Publik Strategi Mendorong Tata Kelola Logistik dan Peluang Ekspor Produk Perikanan dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Maluku, di Aula KPPN Tual, Rabu (16/9/2026).
Usman mengatakan sistem digital juga dapat mendukung penataan jadwal kapal dan pencatatan produk perikanan. Data mengenai produksi dan ketersediaan komoditas dapat menjadi dasar untuk mempertemukan pasokan dengan kebutuhan pasar.
Kondisi geografis Maluku yang terdiri dari banyak pulau membuat konektivitas informasi menjadi bagian penting dalam pengelolaan rantai pasok. Arus data yang lebih cepat dapat membantu pelaku usaha mengatur distribusi komoditas dari wilayah produksi menuju pusat pengumpulan dan pasar.
Digitalisasi juga menjadi bagian dari strategi pengembangan Kepulauan Kei sebagai Fisheries Export Hub kawasan Selatan Maluku-Papua. Produk perikanan dari berbagai wilayah kepulauan dapat dikumpulkan sebelum melalui proses pengolahan, pengendalian mutu, hingga dipasarkan ke luar daerah dan pasar ekspor.
Usman menekankan, penguatan rantai pasok digital harus berjalan bersama dengan pembenahan logistik dan kelembagaan. Konektivitas antar pelaku, ketersediaan data, serta jadwal transportasi yang tertata menjadi bagian dari sistem yang mendukung kelancaran perdagangan produk perikanan.
Dengan integrasi tersebut, digitalisasi diharapkan membantu menciptakan rantai pasok perikanan yang lebih tertata dan memperkuat hubungan antara sentra produksi dengan pasar, termasuk pasar ekspor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....