Harhubnas ke-55, UPP Kelas III Dobo Serahkan 30 Pas Kecil kepada Nelayan

  • 17 Sep 2026 11:58 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Dobo: - Memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 yang mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan yang Lebih Maju”, Kantor UPP Kelas III Dobo menyerahkan sertifikat Pas Kecil kepada nelayan dan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Aru.

Sebanyak kurang lebih 30 Pas Kecil diserahkan kepada pemilik kapal dalam momentum peringatan Harhubnas, Kamis (17/9/2026).

Sertifikasi tersebut merupakan hasil pengukuran yang dilakukan oleh tim ahli ukur UPP Kelas III Dobo di sejumlah desa di wilayah Kepulauan Aru.

Kepala UPP Kelas III Dobo, Ruswan Wusurwut mengatakan penyerahan Pas Kecil tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Harhubnas, tetapi juga merupakan langkah awal untuk mendorong seluruh kapal milik masyarakat di Kepulauan Aru memiliki legalitas dan identitas kapal.

“Kami berharap strategi ini tidak berhenti sampai di sini. Ke depan, setiap bulan kami akan memiliki target hingga seluruh kapal nelayan dan masyarakat yang memiliki transportasi laut di Kepulauan Aru dapat memiliki Pas Kecil,” ujarnya.

Menurutnya, Pas Kecil memiliki fungsi penting sebagai identitas kapal. Dokumen tersebut juga dapat menjadi salah satu persyaratan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai program bantuan pemerintah, termasuk bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Program sertifikasi kapal tersebut turut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan di Kepulauan Aru. Kolaborasi diarahkan untuk memastikan nelayan dan masyarakat pemilik kapal memperoleh sertifikasi serta dokumen kapal sesuai ketentuan.

Selain sertifikasi kapal, momentum Harhubnas juga dimanfaatkan untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan masyarakat terkait konektivitas transportasi laut di Kepulauan Aru.

Salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian adalah frekuensi pelayanan kapal perintis yang dinilai belum maksimal karena saat ini hanya melayani sekitar dua minggu sekali.

Karena itu, UPP Kelas III Dobo mengusulkan agar frekuensi pelayanan kapal perintis dapat ditingkatkan menjadi satu minggu sekali. Peningkatan frekuensi diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat antarpulau.

“Transportasi merupakan salah satu keluhan masyarakat selama ini. Kami berharap ke depan frekuensinya bisa ditingkatkan menjadi satu minggu sekali sehingga konektivitas masyarakat Kepulauan Aru semakin lancar,” katanya.

Rencana Mudik Gratis Natal dan Tahun Baru

Dalam pertemuan dengan Pemerintah Daerah sebelumnya, UPP Kelas III Dobo juga menyampaikan rencana program mudik gratis untuk angkutan Natal dan Tahun Baru 2027.

Kepulauan Aru diproyeksikan memperoleh kuota sekitar 1.500 penumpang yang akan menggunakan kapal milik PT Dharma Indah dari Ambon.

Pengaturan jadwal menjadi perhatian agar pelaksanaan mudik gratis tidak bertepatan dengan jadwal kapal Pelni, sehingga kuota yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Selain itu, UPP Kelas III Dobo mengantisipasi peningkatan arus mudik dan balik dari wilayah Papua yang menjadikan Pelabuhan Dobo sebagai salah satu titik persinggahan.

“Untuk menghadapi kondisi tersebut, koordinasi dilakukan dengan sejumlah pihak, termasuk Dinas Perhubungan di wilayah Papua, terutama Merauke, guna mengantisipasi kebutuhan transportasi melalui kemungkinan deviasi kapal,” ucapnya.

Untuk meningkatkan pelayanan angkutan laut, UPP Kelas III Dobo juga telah mengusulkan penambahan satu armada dari PT Dharma Indah sebagai operator swasta.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi laut sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Kepulauan Aru yang sangat bergantung pada angkutan laut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....