Pelatihan Metode Gasing di Kepulauan Aru Resmi Ditutup Wabup Aru
- 06 Agt 2026 16:53 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Dobo : Program "Kepulauan Aru Pandai Berhitung dengan Metode Gasing" yang berlangsung sejak 20 Juli hingga 5 Agustus 2026 di SD Negeri 6 Dobo, dinilai berhasil meningkatkan kompetensi guru sekaligus hasil belajar peserta didik.
Kegiatan penutupan berlangsung di ruang rapat SD Negeri 6 Dobo, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Rabu (5/8/2026) pukul 13.53 WIT. Acara secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Kepulauan Aru, dr. Mohamad Jumpa, M.Si., yang mewakili Bupati Timotius Kaidel.
Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Aru Aris Frits Gainau, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Thimotius Jamco, Anggota DPRD Ustad Kabir Prakon, Manager Mobile Consumer GTM & Channel Partnership Region Maluku & Papua Telkomsel Agung Morgan Setyawan, Emira Handayani, Edwin Matatula, para kepala sekolah, guru, serta 128 peserta pelatihan Metode Gasing.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pelatihan yang tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik guru dan siswa, tetapi juga membentuk karakter pendidik agar lebih sabar, kreatif, serta mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa Metode Gasing mampu memperkuat kompetensi guru dalam mengajarkan matematika secara mudah, cepat, dan menyenangkan.
"Peningkatan kompetensi guru harus terus dikawal agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh sekolah di Kepulauan Aru. Program ini bukan hanya membangun kapasitas individu, tetapi juga menciptakan ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan," ujar Wakil Bupati.
Sementara itu, Emira Handayani mengajak seluruh guru menjadikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan sebagai bekal untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah. Menurutnya, pelatihan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari pengabdian untuk menghadirkan pembelajaran matematika yang menyenangkan dan mudah dipahami peserta didik.

"Jadikan ruang kelas sebagai tempat yang paling dirindukan oleh anak-anak karena pembelajarannya yang aktif, kreatif, dan menyenangkan. Ilmu yang diperoleh harus diterapkan sehingga benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pendidikan," kata Emira.
Pada kesempatan yang sama, Manager Mobile Consumer GTM & Channel Partnership Region Maluku & Papua Telkomsel, Agung Morgan Setyawan, menegaskan komitmen Telkomsel dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Ia menjelaskan, Telkomsel menghadirkan layanan digital pendidikan yang dapat dimanfaatkan sekolah secara gratis untuk mendukung proses pembelajaran, memperkuat komunikasi antara guru, siswa, dan orang tua, serta membantu pemantauan perkembangan hasil belajar peserta didik.
"Kami berharap layanan digital yang disediakan Telkomsel dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kepulauan Aru. Melalui kolaborasi ini, guru dan sekolah memiliki lebih banyak pilihan dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses belajar mengajar," ujar Agung.

Pelatihan Metode Gasing yang diikuti 128 guru ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kualitas pembelajaran matematika di sekolah-sekolah di Kabupaten Kepulauan Aru, sehingga mampu meningkatkan prestasi belajar siswa secara berkelanjutan.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para guru peserta yang meraih nilai terbaik selama pelatihan, serta sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....