Orang Gagal Dalam Hidup Karena Alasan Ini

  • 05 Jun 2024 08:14 WIB
  •  Denpasar

KBRN,Denpasar: Dalam berusaha ,pasti seseorang akan mengalami pasang surut dalam meraih cita-citanya. Faktanya ada yang sukses dan bangkit cemerlang dengan belajar dari kegagalan demi kegagalan.

Namun yang lain tidak bisa move on, bahkan terpuruk sehingga tidak berhasil berdiri dan bangkit dari kegagalan itu. Kegagalan sejatinya bisa kita gunakan sebagai dorongan untuk meraih keberhasilan dan dorongan sehingga menjadi orang gagal.


Dari kegagalan itu, bisa kita ciptakan kegagalan maju dan kegagalan mundur. Dari kegagalan, bisa kita ciptakan keberanian untuk sukses dan bisa kita ciptakan ketakutan untuk sukses. Semua itu tergantung pada pilihan kita.

Bukankah life is a choice, hidup adalah sebuah pilihan. Yang tidak bisa kita pilih adalah konsekuensi dari pilihan kita. Pertanyaannya: Adakah orang yang sengaja menciptakan kegagalan mundur?


Adakah orang yang ingin terkena penyakit takut sukses? Pasti tidak ada. Semuanya orang ingin berhasil. Namun jika dalam praktiknya kita temukan banyak hal yang bertentangan, tentu ini ada penyimpangan. Lalu, apa yang menyebabkan penyimpangan itu?


Salah satunya adalah lupa, tidak sadar, lengah, atau dikuasai oleh ledakan emosi pertama yang dipengaruhi oleh hawa nafsu. Dilanjutkan dengan memunculkan emosi kedua, ketiga dan keseribu dengan bentuk sama.

Atas alasan inilah, maka diperlukan pengontrolan emosi.


Biarpun kita menginginkan keberhasilan, tetapi kalau emosi kita dikontrol oleh hawa nafsu, bukan kontrol oleh kesadaran, maka keinginan kita akan kalah oleh hawa nafsu itu. Mengontrol artinya, kita yang menguasai, kita yang mengatur, kita yang menyuruh, dan kita yang melarang.


Dengan begitu, kita akan punya pilihan untuk menciptakan emosi kedua yang memperbaiki batin, bukan malah memperburuk kita. Meski kita tetap kesal, kecewa dan terluka pada saat usaha kita gagal, tetapi kekecewaan, kekesalan dan trauma itu tidak berlanjut terlalu lama atau selamanya. Meskipun kita tetap jengkel apabila ada orang lain yang menggagalkan usaha kita, tetapi kejengkelan itu tidak sampai menggelapkan diri kita.


Beberapa studi ilmiah menemukan ,yang sering membuat orang gagal untuk kedua sampai keseribu kalinya, setelah mengalami kegagalan pertama antara lain:

1. Memperpanjang perasaan buruk kepada dirinya sendiri.

2. Membiarkan ketakutan sehinggga tidak berani lagi.

3. Membiarkan kesalahan mengalahkan keinginan.

4. Membiarkan keragu-raguan mengalahkan keyakinan.

5. Membiarkan keras kepala mengalahkan kemauan keras untuk maju.

Semua ini bersumber dari kegagalan kita dalam mengontrol emosi.

"Kegagalan bukanlah kebalikan dari kesuksesan. Kegagalan itu bagian dari kesuksesan." – (Arianna Huffington)

(Sumber: Rahasia Mengubah Daun Menjadi Uang: Imam Jazuli)



Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....