Sifat-sifat Manusia Berdasarkan Tahapan Perkembangan Mental
- 29 Mei 2024 16:44 WIB
- Denpasar
KBRN,Denpasar:Sejak munculnya manusia pertama di dunia ini tentu telah mengalami perkembangan yang sangat berbeda.
Antara satu perode dengan masa sebelum atau setelahnya, dipastikan terjadi perubahan baik dari fisik maupun mental.
Dan setiap periode sejarah peradaban tentu meninggalkan kesan mendalam yang membekas di hati kita.
Demikian pula tahap perkembangan mental seseorang sejak masa kanak-kanak hingga dewasa, menyerupai perkembangan manusia sepanjang zaman.
Dalam buku karya Dr. Syarif Arafah berjudul: Human After Update dijelaskan tentang tahapan perkembangan mental secara sederhana sebagai berikut:
1. Manusia Primitif.
Manusia pada tahapan ini dicirikan memiliki sifat-sifat: Pandagannya terhadap dunia hitam atau putih.
Motivasinya hanya ingin memenuhi keinginan dan tak bisa menangguhkan.
Hubungannya dibangun diatas kepentingan pribadi.
Menjauhi kesalahan hanya karena takut hukuman.
Hidupnya seakan hanya untuk hari ini, dan tidak merencanakan masa depan yang lebih jauh.
Hanya memperhatikan orang-orang tertentu, seperti keluarga, dan tidak memperhatikan orang lain.
Tidak bertanggungjawab atas kesalahannya.
Pun tidak melihat, bahwa sebab selamanya kembali ke lingkungan luar.
2. Manusia Berkelompok.
Ciri khas manusia pada zaman ini adalah gentel atau pemberani.
Berani menghadapi hukuman.
Mengambil keuntungan dari kelompok.
Aturan yang ditetapkan kelompok wajib ditaati atau tidak didiskusikan.
Mampu menangguhkan keinginan-keinginanya dan merencanakan masa yang akan datang.
Sibuk dengan penampilan lahir dan memperlakukan orang lain sesuai dengan aturan kelompoknya.
3. Manusia Mandiri.
Sifat yang ada dalam manusia mandiri adalah sebagai berikut: Memahami perbedaan orang lain dengan dirinya.
Mampu mengontrol akal dan referensinya.
Mampu mengkritisi pemikiran-pemikiran yang tengah memimpin.
Terbuka terhadap pembaruan meskipun pembaruan itu berbeda.
Terdorong untuk mengejar dan mewujudkan tujuan-tujuan pribadinya.
Penghargaan dirinya tinggi, merasa dirinya mandiri dan bebas untuk berkeinginan serta memilih.
Perangainya bersifat internal, bukan eksternal, maksudnya tumbuh dari dalam hati nurani, bukan lahir dari ketaatan terhadap perintah.
4. Manusia Tercerahkan.
Mempunyai sifat lebih tercerahkan.
Mewujudkan diri lebih penting daripada pencapaian.
Hubungan lebih hangat dan akrab.
Lebih peduli, lebih sayang dan lebih perhatian kepada orang lain.
Lebih luwes dan serasi dengan dirinya.
Senang terhadap pembaruan, perkembangan, kemajuan dan pembelajaran.
Mengetahui konflik batin yang ada dalam dirinya, disamping mampu menyelesaikan dan mengatasinya.
Mandiri secara emosional, dia sendiri yang mengendalikan perasaannya, bukan orang lain.
Menghormati kebebasan orang lain dan membela hak mereka untuk berbeda dengan dirinya sebagai salah satu kewajibannya.
Kebahagiaannya terhubung dengan beragam keutamaan dan usaha untuk mewujudukan misi hidupnya, bukan terhubung dengan perasaan-perasaan positif.
Itulah sifat-sifat manusia berdasarkan tahapan perkembangan mental.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....