BAHAYA ! Jangan Main HandPhone Sambil Di Cas
- 31 Jan 2026 12:52 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Kebiasaan menggunakan telepon seluler atau ponsel saat sedang diisi daya masih kerap dilakukan oleh masyarakat. Namun, para ahli teknologi dan kesehatan mengingatkan bahwa aktivitas tersebut tidak dianjurkan karena berpotensi menimbulkan risiko keselamatan sekaligus mempercepat kerusakan perangkat.
Salah satu alasan utama adalah peningkatan suhu perangkat. Saat ponsel diisi daya, baterai akan menghasilkan panas. Jika ponsel digunakan secara bersamaan, terutama untuk aktivitas berat seperti bermain gim, menonton video, atau melakukan panggilan video, suhu perangkat dapat meningkat lebih tinggi dari batas normal. Kondisi panas berlebih ini berisiko merusak komponen internal dan baterai.
Selain itu, penggunaan ponsel saat diisi daya dapat menyebabkan tekanan berlebih pada baterai lithium-ion. Baterai jenis ini dirancang untuk bekerja secara optimal dalam rentang suhu tertentu. Jika terus dipaksa bekerja saat proses pengisian berlangsung, daya tahan baterai akan menurun lebih cepat, menyebabkan baterai menjadi boros, menggelembung, atau bahkan rusak permanen.
Dari sisi keselamatan, risiko korsleting listrik juga menjadi perhatian. Penggunaan kabel, adaptor, atau stopkontak yang tidak memenuhi standar dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya arus pendek. Dalam kasus tertentu, hal ini dapat memicu percikan listrik, sengatan, hingga kebakaran, terutama jika ponsel digunakan sambil terhubung ke sumber listrik yang tidak stabil.
Para pakar juga mengingatkan potensi bahaya apabila ponsel digunakan saat diisi daya menggunakan charger palsu atau tidak resmi. Perangkat pengisi daya yang tidak memiliki sistem pengaman yang baik dapat menyebabkan aliran listrik tidak stabil, sehingga membahayakan pengguna dan perangkat itu sendiri.
Meski kasus serius jarang terjadi, beberapa insiden menunjukkan bahwa penggunaan ponsel sambil diisi daya dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama jika dilakukan sambil tidur atau meletakkan ponsel di atas permukaan yang mudah panas, seperti kasur atau bantal.
Untuk mengurangi risiko, masyarakat disarankan:
Menghindari penggunaan ponsel saat sedang diisi daya
Menggunakan charger dan kabel asli atau bersertifikat
Meletakkan ponsel di permukaan datar dan tidak mudah panas
Menghentikan pengisian daya jika ponsel terasa sangat panas
Para ahli menegaskan bahwa kebiasaan sederhana seperti menunggu pengisian daya selesai sebelum menggunakan ponsel dapat membantu menjaga keamanan, memperpanjang usia baterai, dan mencegah risiko yang tidak diinginkan.
Dengan meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap perangkat digital, kesadaran akan penggunaan ponsel yang aman dinilai menjadi hal penting untuk diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....