Apa Itu Puasa Rajab?
- 22 Des 2025 10:17 WIB
- Nabire
KBRN, Nabire :Menjelang datangnya bulan Rajab pada Desember 2025, banyak umat Muslim mulai mencari informasi seputar puasa Rajab, dasar pelaksanaannya, agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih terencana dan khusyuk.
Di kutip antara, Puasa Rajab merupakan salah satu amalan sunnah yang sering dikerjakan umat Islam ketika memasuki bulan Rajab, salah satu dari empat bulan mulia dalam kalender Hijriah.
Mengenal Bulan Rajab
Bulan Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram atau bulan suci yang dimuliakan dalm ajaran Islam. Kehadirannya kerap dimanfaatkan umat Muslim sebagai momentum untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas, salah satunya melalui pelaksanaan puasa sunnah.
Rajab datang setelah berakhirnya bulan Jumadil Akhir dan sering disebut sebagai pintu awal menuju bulan Ramadhan. Para ulama mengibaratkan Rajab sebagai masa menanam benih kebaikan, Syaban sebagai waktu merawatnya, dan Ramadan sebagai saat memanen pahala. Karena itu, banyak kaum Muslim mulai memperbanyak amal sejak bulan ini sebagai persiapan spiritual.
Memasuki bulan yang dimuliakan tersebut, puasa menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan. Melaksanakan ibadah puasa di bulan Rajab memiliki nilai keutamaan tersendiri karena dilakukan pada waktu yang penuh kemuliaan.
Ketentuan puasa Rajab
Puasa termasuk amalan sunnah yang dianjurkan pada bulan Rajab. Imam al-Ghazali menjelaskan bahwa anjuran berpuasa lebih ditekankan pada hari-hari dan waktu yang memiliki keistimewaan.
Kemuliaan tersebut bisa hadir dalam rentang tahunan, bulanan, maupun mingguan. Dalam kategori tahunan, bulan-bulan yang dimuliakan antara lain Dzulhijjah, Muharram, Rajab, dan Syaban (Imam al-Ghazali, Ihyâ’ ‘Ulumiddîn, juz 3, h. 431).
Meski demikian, pelaksanaan puasa Rajab tidak dianjurkan dilakukan selama satu bulan penuh. Beberapa sahabat Nabi memakruhkan puasa Rajab secara penuh karena dikhawatirkan menyerupai puasa Ramadan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....