Pegawai Hadapi Masa Persiapan Pensiun dengan Percaya Diri

  • 30 Jul 2025 16:36 WIB
  •  Purwokerto


KBRN, Banyumas : Masa pensiun yang seringkali dianggap sebagai akhir dari perjalanan karier, kini mulai dilihat sebagai awal dari fase kehidupan baru yang lebih bermakna. Sejumlah perusahaan dan instansi pemerintah mulai rutin menyelenggarakan program pelatihan masa persiapan pensiun (MPP) bagi karyawan yang akan memasuki usia purna tugas.

Program ini dirancang agar para calon pensiunan memiliki bekal yang cukup, baik secara mental, finansial, maupun sosial. Materi yang diberikan mencakup perencanaan keuangan, pengelolaan aset, kesehatan fisik dan psikologis, hingga pengembangan potensi pasca pensiun seperti wirausaha, kegiatan sosial, atau melanjutkan pendidikan.

Salah satu peserta pelatihan, Bapak Yulianto (58), menyampaikan pengalamannya mengikuti program ini. “Awalnya saya bingung mau ngapain setelah pensiun. Tapi setelah ikut pelatihan ini, saya jadi punya gambaran mau memulai usaha kecil di bidang kuliner. Saya juga belajar cara mengatur dana pensiun agar cukup untuk kebutuhan ke depan,” ujarnya.

Program pelatihan semacam ini biasanya diselenggarakan bekerja sama dengan konsultan atau lembaga profesional yang berpengalaman dalam bidang pengembangan SDM dan transisi karier. Beberapa di antaranya merupakan mitra strategis yang telah mendampingi berbagai BUMN, kementerian, maupun swasta nasional dalam pelatihan pensiun dan life planning—termasuk lembaga seperti Maximum Life Group, yang dikenal fokus pada pengembangan potensi individu menjelang dan setelah masa kerja.

Menurut pihak penyelenggara, tujuan utama kegiatan ini bukan hanya membekali peserta dengan informasi teknis, tetapi juga membangun optimisme dan kepercayaan diri dalam menghadapi masa pensiun. “Kami ingin mereka menyambut masa pensiun bukan dengan rasa khawatir, tapi dengan antusiasme untuk kembali menemukan makna hidup yang baru,” ujar salah satu fasilitator dari lembaga penyelenggara.

Dengan pendekatan yang lebih humanis dan menyentuh sisi personal, pelatihan ini diharapkan mampu mengubah paradigma tentang pensiun—dari yang sebelumnya ditakuti menjadi fase kehidupan yang dinantikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....