Alis Mengalami Kerontokan? Coba Perhatikan Penjelasan Ini
- 22 Jul 2025 09:51 WIB
- Nabire
KBRN, Nabire: Alis bukan hanya elemen penting dalam estetika wajah, tapi juga indikator kesehatan tubuh. Saat alis mulai rontok berlebihan, hal itu bisa menandakan ketidakseimbangan hormon, kekurangan nutrisi, atau gangguan kesehatan kulit.
Meski tampak sepele, kehilangan alis sebagian atau seluruhnya patut diperhatikan dan tidak boleh dianggap sebagai proses normal belaka.
Penyebab Umum Alis Rontok:
1. Gangguan Hormon (Tiroid)
Hipotiroidisme dan hipertiroidisme merupakan penyebab utama alis rontok, terutama bagian luar (1/3 ujung alis).
Gejala tambahan: lelah, berat badan naik/turun drastis, kulit kering, menstruasi tidak teratur.
2. Over-Grooming atau Produk Kosmetik
Mencabut alis terlalu sering, waxing, atau penggunaan pensil alis dengan bahan iritan bisa merusak folikel rambut.
Produk yang mengandung alkohol, pewangi buatan, atau paraben bisa memicu alergi dan peradangan folikel.
3. Dermatitis / Infeksi Kulit
Dermatitis seboroik, eksim, psoriasis, atau infeksi jamur bisa menyerang kulit alis, menyebabkan iritasi dan kerontokan.
4. Stres atau Trauma Psikologis
Alopecia areata (penyakit autoimun) bisa dipicu stres berat dan menyebabkan rambut rontok di bagian tertentu, termasuk alis.
Trichotillomania: gangguan kejiwaan yang membuat seseorang mencabut rambut atau alis secara kompulsif.
5. Kekurangan Nutrisi
Rendahnya kadar:
Zat besi
Vitamin B7 (biotin), B12
Vitamin D dan zinc
→ bisa menyebabkan rambut rontok di kepala dan alis.
Cara Diagnosis:
Jika alis rontok menetap lebih dari 1–2 bulan atau disertai gejala lain, sebaiknya periksa ke dokter kulit atau endokrinolog. Pemeriksaan bisa mencakup:
Tes darah (fungsi tiroid, anemia, vitamin)
Pemeriksaan kulit (dermatitis, alopecia)
Riwayat stres atau gangguan psikologis
Solusi dan Penanganan:
a. Perawatan Topikal:
Serum penumbuh alis yang mengandung:
Peptida, biotin, panthenol
Minyak jarak (castor oil), minyak argan
Hindari produk dengan alkohol atau parfum buatan
b. Suplementasi & Gizi
Tambahkan makanan tinggi zat besi, zinc, biotin, dan omega-3
(misalnya telur, ikan, kacang-kacangan, sayuran hijau)
c. Penanganan Medis
Untuk kasus autoimun: krim kortikosteroid/topikal immunotherapy
Untuk gangguan tiroid: terapi hormon (sesuai anjuran dokter)
Untuk trichotillomania: terapi perilaku kognitif (CBT)
Kesimpulan:
Alis rontok bukan sekadar masalah kecantikan. Jika tidak ditangani, bisa menjadi gejala awal kondisi medis yang lebih serius. Mengenali penyebabnya sejak dini dan melakukan perawatan tepat akan membantu mengembalikan pertumbuhan alis secara sehat dan alami.(Ronal)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....