Daun Kelor, Tumbuhan Kecil yang Kaya Gizi
- 23 Jul 2025 13:05 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas : Bentuk mungil dan sederhana daun kelor (Moringa oleifera) ternyata menyimpan sejuta manfaat bagi kesehatan. Tanaman yang tumbuh subur bahkan liar di sekitar kita ini telah lama dikenal dalam dunia pengobatan tradisional
Dijuluki sebagai "Miracle Tree" karena kandungan gizinya yang luar biasa. Daun kelor ternyata juga dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan olahan sehat di rumah.
Tahukah anda, apa saja kandungan gizi yang terdapat dalam daun kelor? dr. Erta Priadi Wirawijaya, SpJP, FIHA, seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah sekaligus content creator tentang kesehatan, menjelaskan kandungan serta manfaat daun kelor bagi kesehatan tubuh.
Menurutnya, dalam setiap 15 gram daun kelor terdapat beberapa kandungan yang diperoleh, seperti 3 gram protein, 5 gram serat pangan. Selain itu, terdapat vitamin serta mineral penting, seperti vitamin B3, kalsium, magnezium, zat besi, dan fosfor
Berdasarkan penelitian, daun kelor memiliki beberapa kelipatan kandungan gizi, seperti :
4 kali kalsium lebih banyak daripada susu
4 kali vitamin A lebih banyak daripada wortel, dan
7 kali vitamin C lebih tinggi daripada jeruk.
Namun, walaupun kandungannya sangat banyak, tidak dapat dipungkiri jika mengonsumsi daun kelor secara langsung akan terasa kurang nikmat. Lalu, bagaimana cara mengonsumsi daun kelor yang lebih variatif?
Salah satu alternatif cara mengonsumsi daun kelor dengan lezat, yaitu dibuat menjadi smoothie sehat. Adapun langkah-langkah pembuatannya di antaranya :
1. Siapkan 1 gelas susu rendah lemak tinggi kalsium
2. Tambahkan satu sendok bubuk daun kelor
3. Lalu, masukan 1 sendok makan madu murni
4. Kocok hingga rata
5. Smoothie kelor sehat siap dihidangkan
Pada akhirnya, pembahasan ini bertujuan untuk membuka wawasan anda bahwa daun kelor memiliki banyak manfaat. Selain mampu menjaga imunitas, daun kelor juga membantu pencernaan karena kandungan seratnya yang tinggi.
Tentunya konsumsi daun kelor ini tidak bisa menjadi pengganti makanan utama. Perlu juga diimbangi dengan pola makan yang sehat dan kombinasi kebiasaan baik lainnya. So, selamat mencoba! (Rizky)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....