Yuks Kenali TDS Alat Pengukur Kelayakan Air
- 27 Feb 2025 16:26 WIB
- Jakarta
TDS (Total Dissolved Solids) adalah ukuran jumlah total padatan terlarut dalam air, seperti mineral, garam, dan logam. TDS dinyatakan dalam satuan miligram per liter (mg/L) atau parts per million (ppm).
Mengapa TDS Penting untuk Kelayakan Air Minum?
* Rasa: TDS yang tinggi dapat membuat air terasa pahit, asin, atau logam.
* Kesehatan: TDS yang sangat tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti dehidrasi atau gangguan pencernaan.
* Kualitas Air: TDS yang tinggi dapat mengindikasikan adanya kontaminan dalam air.
Berapa Nilai TDS yang Layak untuk Air Minum?
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan Indonesia memiliki standar yang berbeda untuk nilai TDS air minum:
* Menurut WHO:
* Kurang dari 300 mg/L: Sangat baik
* 300-600 mg/L: Baik
* 600-900 mg/L: Sedang
* 900-1200 mg/L: Buruk
* Lebih dari 1200 mg/L: Tidak aman
* Menurut Permenkes RI No. 492 Tahun 2010.
* Nilai TDS tertinggi yang ditoleransi untuk air layak minum adalah 500 miligram per liter (mg/L).
* Secara umum beberapa sumber mengelompokan seperti ini:
* 50-150 ppm: Sangat baik untuk diminum.
* 150-250 ppm: Baik untuk diminum.
* 250-300 ppm: Cukup baik untuk diminum.
* 300-500 ppm: Buruk atau tidak baik untuk diminum.
* Di atas 1200 ppm: Sangat tidak layak untuk diminum atau membahayakan.
Bagaimana Cara Mengukur TDS?
TDS dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut TDS meter. Alat ini tersedia di toko-toko peralatan laboratorium atau toko online.
Apa yang Harus Dilakukan Jika TDS Air Tinggi?
Jika TDS air Anda tinggi, Anda dapat mengambil beberapa langkah untuk menurunkannya, seperti:
* Menggunakan filter air reverse osmosis (RO).
* Menggunakan distilasi air.
Penting untuk diingat bahwa TDS hanyalah salah satu indikator kualitas air. Untuk memastikan air Anda aman untuk diminum, Anda juga perlu menguji parameter kualitas air lainnya, seperti pH, kekeruhan, dan kandungan bakteri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....