Berburuk Sangka Merusak Kesehatan dan Hubungan Sosial

  • 30 Jan 2025 05:42 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Berburuk sangka atau su'uzhan dalam bahasa Arab adalah sikap prasangka buruk terhadap orang lain tanpa bukti yang jelas, yang dapat merusak hubungan sosial dan menciptakan ketidaknyamanan dalam lingkungan sekitar. Ustaz Anam Azhari dalam siaran Mutiara Pagi di RRI Nunukan menegaskan bahwa sikap ini tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga berdampak negatif pada kesehatan mental dan hubungan sosial.

“Ketika kita terus menerus mencurigai orang lain, hati kita akan dipenuhi oleh rasa tidak tenang dan kecemasan. Hal ini dapat mengganggu kesehatan mental dan emosional kita, bahkan dapat memicu stres yang berlebihan,” kata Ustaz Anam, Kamis (30/1/2025).

Selain itu, Ustaz Anam menambahkan bahwa berburuk sangka dapat merusak hubungan dengan orang lain. “Ketika kita menuduh seseorang tanpa bukti yang jelas, hal itu dapat menimbulkan konflik dan kesalahpahaman. Hubungan yang sebelumnya harmonis bisa menjadi renggang hanya karena prasangka buruk yang tidak berdasar,” tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, berburuk sangka dapat menciptakan lingkungan yang tidak sehat, baik di tempat kerja, sekolah, maupun di rumah. “Sikap ini dapat menciptakan suasana penuh kecurigaan dan ketidakpercayaan. Hal ini tentu saja akan menghambat kerjasama dan kolaborasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan bersama,” lanjut Ustaz Anam.

Ustaz Anam juga berpesan agar selalu berpikir positif. “Ketika muncul pikiran negatif tentang seseorang, cobalah untuk mencari penjelasan lain yang lebih baik. Komunikasi yang terbuka dan jujur sangat penting. Jika ada hal yang mengganjal, lebih baik bertanya langsung daripada membuat asumsi yang belum tentu benar,” pesannya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....