Dampak Badai Matahari Bagi Bumi dan Manusia
- 14 Okt 2024 22:44 WIB
- Palu
KBRN, Palu: Badai matahari atau solar storm terjadi ketika ada pelepasan cepat energi magnetik yang terbentuk di atmosfer matahari. Salah satu dampak badai matahari adalah membawa manusia kembali pada zaman kegelapan.
Fenomena alam ini berpotensi menyebabkan pemadaman listrik yang luas. Jika terjadi, dapat menjadi ancaman besar bagi masyarakat modern dan menimbulkan kerusakan finansial yang besar.
Melansir Kumparan, ketika matahari dalam siklus aktif maksimumnya, angin matahari akan lebih kencang dan partikel yang dikeluarkan lebih energik. Kemudian, peristiwa solar flare dan CME bisa saja terjadi.
Berikut beberapa dampak badai matahari bagi manusia dan bumi.
1. Gangguan Sinyal Radio
Badai matahari sering menimbulkan gangguan pada salah satu lapisan atmosfer bumi yang disebut ionosfer. Lapisan ini mampu memantulkan gelombang radio kembali menuju bumi, sehingga gelombang ini dapat mencapai tempat yang jauh.
Apabila terjadi badai matahari, maka lapisan ionosfer akan bermuatan listrik sehingga tidak dapat memantulkan gelombang radio. Hal ini dapat mengakibatkan terganggunya komunikasi yang menggunakan gelombang radio.
2. Gangguan Listrik
Badai matahari dapat menghembuskan energi yang jauh lebih besar dibandingkan seluruh energi listrik di bumi. Besarnya arus listrik yang dihasilkan akan memangsa seluruh pembangkit listrik dan menghancurkan peralatan pada pembangkit.
Jika peristiwa ini terjadi, dapat menimbulkan kerugian besar pada penyediaan energi listrik di bumi.
3. Rusaknya Navigasi
Pada saat badai matahari terjadi, sistem Global Positioning System (GPS) akan mengalami gangguan. Sebab sistem GPS sangat rentan terhadap partikel muatan yang dibawa oleh fenomena alam tersebut.
Akibatnya, sistem navigasi menjadi rusak sehingga perjalanan di darat dan laut tidak dapat dilakukan. (WRN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....