Wombat, Hewan Endemik Australia yang Unik
- 10 Okt 2024 18:20 WIB
- Palu
KBRN, Palu: Jika dilihat bentuknya, wombat terlihat seperti beruang berukuran mini. Tubuhnya bulat gempal dengan cakar panjang yang tajam.
Selain itu, wombat juga sering dianggap sebagai hewan pengerat seperti tikus dan kapibara yang populer di tengah masyarakat. Padahal, wombat merupakan hewan marsupial atau hewan berkantung yang berkerabat dekat dengan koala.
Melansir Bobo.grid, wombat diketahui bisa membangun terowongan bawah tanah yang membentang sepanjang hampir 200 meter. Berikut fakta menariknya.
1. Kantong Belakang
Kanguru memiliki kantong yang menghadap ke arah depan dan digunakan untuk membesarkan anaknya. Berbeda dengan kanguru atau hewan berkantung lainnya, kantung yang dimiliki wombat justru menghadap ke arah belakang.
2. Berlari Cepat
Penampilan wombat membuatnya terlihat seperti hewan lambat. Padahal, wombat bisa berlari dengan kecepatan mencapai 40 kilometer per jam.
Wombat diketahui akan mencapai kecepatan maksimalnya ketika ia sedang merasa terancam.
3. Strategi Pertahanan Diri
Wombat memiliki bentuk tubuh seperti kubus, terutama di tubuh bagian belakang. Bagian ini berbentuk kotak tersebut sangat kuat karena penuh dengan tulang rawan.
Ini digunakan untuk memblokade sarang dari predator atau hewan lain. Selain berfungsi sebagai penghalang, bagian belakang wombat juga mampu menghancurkan lawan.
4. Terancam punah
Wombat terdiri dari tiga jenis, yakni common wombat, southern hariy-nosed wombat, dan northern hairy-nosed wombat. Northern hairy-nosed wombat saat ini berstatus terancam punah.
Sementara, southern hairy-nosed wombat berstatus nyaris terancam punah. Hal ini karena habitatnya yang langka karena makin banyak manusia yang menggunakan lahan untuk pertanian dan perumahan, serta perburuan. (WRN)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....