Perjuangan Surani, Sukseskan Bakpia Rania
- 26 Jul 2024 16:28 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Surani seorang Pengusaha bakpia berasal dari Yogyakarta berbagi cerita tentang perjalanan bisnisnya yang di mulai dari usaha kecil-kecilan hingga dapat berkembang pesat. Ia memberikan wawasan berharga bagi masyarakat yang tertarik memulai usaha sendiri.
Surani yang lebih akrab disapa Rani menjelaskan bahwa aktivitas produksi Bakpia Rania dilakukan setiap hari di rumahnya yang sekaligus menjadi toko. Meski sibuk dengan produksi, dia tetap menyempatkan diri memasak untuk keluarganya dan para karyawan.
"Saya mulai aktivitas jam setengah enam pagi, sedangkan karyawan masuk jam setengah delapan.. ada delapan orang karyawan saat ini, dan saya masak untuk mereka setiap hari," Ujar Rani saat Berbincang dalam Program MAKSI (Makan Siang Bersama Teman Sejati) Pro1 RRI Jakarta pada Kamis (25/07/2024).
Perjalanan usaha Bakpia Rania bermula ketika Rani yang sebelumnya bekerja di sebuah pabrik bakpia, memutuskan untuk keluar karena harus merawat anaknya yang masih kecil. Dia mulai membuat bakpia di rumah untuk konsumsi pribadi, namun tetangga sekitar mulai tertarik dan memesan.
"Awalnya hanya satu atau dua kotak, tapi lama-kelamaan semakin banyak," Kata Rani.

Rani juga mengungkapkan bahwa perjalanan menuju kesuksesan tidak selalu mulus. Ia pernah memproduksi Pesanan 6000 butir bakpia namun semua basi karena kesalahan kecil dalam proses pembuatan.
"Itu adalah cobaan, tapi juga pelajaran berharga. Dari situ, saya jadi tahu bagaimana menghindari kesalahan yang sama kedepannya" jelasnya.
Ketika pandemi Covid-19 melanda, banyak usaha kecil yang gulung tikar. Namun, Bakpia Rania berhasil bertahan, Rani mengungkapkan rahasianya adalah dengan menjalankan usaha secara apa adanya dan tidak terburu-buru untuk memperbesar usaha dengan cara berhutang.
"Yang penting mengalir saja, tidak usah memaksakan diri," katanya.
Kini, Bakpia Rania telah dikenal hingga ke seluruh penjuru Indonesia, bahkan sampai Papua. Rani mengatakan, Ia tetap mengandalkan promosi dari mulut ke mulut serta media sosial untuk menarik pelanggan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....