Cuanki, Jajanan Legendaris Harga Ekonomis

  • 20 Jun 2024 07:40 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang : Berbicara tentang kuliner asal Bandung sepertinya tak akan ada habisnya. Semuanya enak dan memiliki penggemarnya masing-masing.

Salah satu yang legendaris adalah cuanki. Apa itu cuanki?

Dikutip dari Wikipedia, cuanki adalah jajanan dari Bandung berbahan dasar ikan, daging sapi, tepung tapioka, dan bumbu penyedap lainnya. Cuanki disajikan dengan kuah kaldu berisikan bakso, siomay kukus, siomay goreng, tahu goreng, dan tahu rebus.

Pelengkapnya yaitu taburan bawang goreng dan daun seledri. Asal mula nama cuanki adalah dari merk dagang panganan Tim Sam (dimsum) berkuah dengan nama Bakso Tahu Kuah Choan Kie.

Tempat ini ada di daerah Bandung, namun produksinya di kota Cimahi. Choan Kie sendiri artinya rezeki.

Bentuk cuanki seperti siomay atau bakso tahu kering, lalu diberi kuah. Pada awalnya bahannya daging babi karena hanya untuk warga keturunan Tionghoa.

Beberapa mantan pegawai Choan Kie dari Bandung, Garut, dan Ciamis, mencoba memproduksi dan berjualan sendiri. Hal ini terjadi pada tahun 80-an.

Mereka melakukan modifikasi bahan dasar yang semula minyak dan daging babi menjadi ikan. Ini dilakukan agar bisa dikonsumsi oleh masyarakat umum.

Mendapat respons pasar yang bagus, makanan ini menjadi alternatif baru selain bakso dan mie ayam. Cuanki dijajakan dengan cara dipikul dan berjalan kaki berkeliling.

Itu seperti para penjual bakso dan mie ayam yang juga menjajakan dagangannya pada masa itu. Kata “Choan Kie” pun mengalami sedikit pergeseran menjadi “Cuanki”, singkatan dari “Cari Uang Jalan Kaki”.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....