Dari Tumpeng hingga Bubur Merah Putih, Sajian Khas Perayaan Kemerdekaan

  • 09 Agt 2026 13:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kuliner khas 17 Agustus tidak hanya berupa tumpeng, tetapi juga bubur merah putih dan berbagai jajanan tradisional.
  • Setiap daerah memiliki sajian berbeda, seperti kerak telor, telok abang, ketan sepit, dan nasi tiwul.
  • Kreasi kuliner merah putih turut meramaikan perayaan kemerdekaan sekaligus mengenalkan makanan tradisional kepada masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta – Perayaan 17 Agustus tidak hanya diramaikan upacara dan perlombaan. Berbagai makanan tradisional juga ikut menghiasi meja makan saat perayaan kemerdekaan.

Salah satu sajian yang sering hadir adalah nasi tumpeng. Nasi kuning berbentuk kerucut ini biasanya dilengkapi ayam, telur, tempe, tahu, dan sambal.

Saat Agustusan, tumpeng juga dapat dibuat dengan nuansa merah putih. Beberapa sajian menggunakan nasi merah dan putih untuk menyesuaikan tema kemerdekaan.

Selain tumpeng, bubur merah putih juga kerap ditemukan dalam berbagai acara masyarakat. Sajian ini dibuat dari bubur berwarna merah dan putih.

Jajanan pasar juga menjadi bagian dari hidangan yang dapat ditemui saat perayaan kemerdekaan. Jenisnya beragam, mulai dari klepon, bandros, hingga carabikang.

Klepon merah putih menjadi salah satu jajanan yang dibuat khusus dengan nuansa kemerdekaan. Klepon umumnya berwarna hijau, tetapi dapat diberi warna merah dan putih saat Agustusan.

Kerak telor juga menjadi salah satu jajanan yang dapat ditemui dalam perayaan kemerdekaan. Makanan khas Betawi ini dibuat menggunakan telur, beras ketan, serundeng, dan bumbu lainnya.

Dari Palembang, ada telok abang yang identik dengan perayaan 17 Agustus. Telur ayam direbus, kemudian diwarnai merah dan dijual bersama miniatur kendaraan.

Palembang juga memiliki ketan sepit yang kerap hadir dalam perayaan 17 Agustus. Jajanan ini berbentuk menyerupai lemper dan dijepit menggunakan bilah bambu.

Sementara itu, masyarakat Jawa mengenal nasi tiwul sebagai makanan tradisional berbahan dasar singkong. Sajian tersebut juga dapat ditemukan dalam peringatan kemerdekaan di sejumlah daerah.

Setiap daerah dapat menghadirkan kuliner berbeda sesuai makanan tradisional yang berkembang di wilayahnya. Karena itu, hidangan Agustusan tidak selalu berupa tumpeng atau jajanan pasar.

Keragaman tersebut membuat perayaan kemerdekaan juga menjadi kesempatan mengenalkan kuliner tradisional kepada masyarakat. Makanan khas daerah dapat hadir dalam bentuk hidangan maupun kreasi bertema merah putih.

Dari tumpeng, klepon, hingga telok abang, kuliner turut meramaikan suasana perayaan kemerdekaan. Beragam sajian tersebut membuat tradisi 17 Agustus semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. (Rahmania Ulfah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....