Mengenal Yusheng, Simbol Kelimpahan saat Perayaan Imlek
- 17 Feb 2026 13:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Yusheng menjadi hidangan khas saat perayaan Tahun Baru Imlek. Sajian ini populer di komunitas Tionghoa Asia Tenggara.
Secara harfiah, yusheng berarti ikan mentah. Bahan utamanya berupa irisan ikan segar.
Dalam bahasa Mandarin, kata yu berarti ikan. Pelafalannya serupa dengan kata yang berarti kelimpahan.
Karena itu, yusheng melambangkan kemakmuran dan rezeki. Tradisi ini berkembang di Singapura dan Malaysia.
Versi modernnya dipopulerkan koki di Singapura pada 1960-an. Hidangan dibuat berwarna dengan tambahan sayuran dan saus.
Bahan yang digunakan antara lain salmon, lobak, dan wortel. Ada pula pomelo, kacang tanah, kerupuk, serta saus manis.
Setiap bahan memiliki makna simbolis tersendiri. Ikan melambangkan kelimpahan dan pomelo bermakna keberuntungan.
Kacang dan kerupuk dipercaya melambangkan kekayaan. Semua unsur menyatu dalam satu piring besar.
Ritual khas menyantap yusheng disebut lo hei. Tradisi ini dilakukan dengan mengaduk bersama-sama.
Peserta mengangkat yusheng setinggi mungkin menggunakan sumpit. Mereka meneriakkan doa dan harapan baik.
Kini yusheng dinikmati sepanjang perayaan Imlek. Hidangan ini menjadi simbol doa kemakmuran dan kehangatan bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....