Soto Sapi dan Taluh Mica Pak Kumis Jadi Incaran Konsumen

  • 03 Feb 2025 11:36 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Bukan hal baru lagi bila Bali terkenal sebagai surganya aneka macam kuliner, mulai dari ayam hingga daging merah. Salah satu kuliner terbaik di Denpasar Soto Sapi Pak Kumis Pasar Kereneng menjadi pilihan yang tepat, berlokasi di Pasar Kereneng.

Pasar Kereneng yang terkenal juga sebagai pusat jajanan atau kuliner, di tempat ini adapenjual soto sapi yang tersohor di Bali. Sesuai dengan namanya, maka menu yang dijadikan andalah adalah soto dengan daging sapi. Dan untuk beberapa pilihan yang bisa kita nikmati di sini adalah Soto Sapi, Soto Ceker, dan sejenis nasi jinggo bila di Bali.

Pada tiap porsinya, biasanya soto sapi berisi potongan sayur lobak serta bakso yang dinikmati bersama kuah soto dan daging sapi. Sebagai tambahan, biasanya akan disajikan bersama sambal serta perasan jeruk nipis. Tak hanya memiliki cita rasa gurih dan pedas serta terasa hangat dan juga segar, namun warung ini juga menyediakan camilan seperti gorengan, sate telur, juga kerupuk.

Menurut Pak Kumis pemilik warung tenda, dirinya sengaja menghadirkan berbagai menu dengan harga yang terjangkau mengingat pengunjungnya banyak berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

"Di sini bawa uang Rp 16 ribu saja sudah dapat soto, nasi sama minum. Itu sudah satu paket," ungkapnya.

Pak Kumis menuturkan, semakin malam pengunjung yang datang bisa semakin ramai. Khususnya pada pukul 21.00 WITA ke atas. Selain membeli soto, banyak dari pengunjungnya yang juga membeli telur merica atau telur setengah matang yang kemudian ditambah merica di atasnya. Menu ini terbilang menu yang banyak dikonsumsi baik sebelum menikmati makanan berat ataupun sesudahnya. Dikatakan Nasi jinggo sebanyak 800 bungkus abis terjual, ada pilihan nasi putih dan kuning dengan berbagai menu yang bervariasi.

"Kalau lagi ramai biasanya sampai kekurangan nasi jinggo dan beli ke pedagang sebelah. Di sini juga anak-anak banyak yang cari sate-satean karena murah juga cuma Rp 3 ribu," ungkap Komang Sidarmini. Menurutnya, banyak pelanggannya yang sering datang di atas pukul 00.00 WITA dan akan menghabiskan waktunya untuk nongkrong hingga pagi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....