Dugaan Kekerasan, Lokasi Penitipan Anak di Umbulharjo Dipasang Garis Polisi
- 26 Apr 2026 09:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Polisi memasang garis pembatas di lokasi tempat penitipan anak (daycare) di Umbulharjo, Yogyakarta, yang terkait dugaan kekerasan terhadap anak.
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Lokasi tempat penitipan anak (daycare) di Umbulharjo, Kota Yogyakarta, telah dipasang garis polisi. Penyegelan dilakukan menyusul dugaan kasus kekerasan terhadap anak yang kini tengah diselidiki aparat.
Penggerebekan dilakukan jajaran kepolisian setempat pada Jumat 24 April 2026 sore. Saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap dugaan tindak pidana kekerasan tersebut.
Informasi mengenai penyegelan lokasi ramai beredar di media sosial melalui akun Instagram @merapi_uncover. Di sana disebutkan adanya tindakan kepolisian di tempat penitipan anak itu.
“Lokasi daycare dikabarkan telah dipasangi garis polisi (police line) untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” kata unggahan tersebut, Sabtu 25 April 2026. “Kabar ini diperkuat oleh ulasan terbaru di Google Maps yang menyebutkan adanya penggerebekan oleh tim Polresta Jogja.”
Unggahan itu juga menyebutkan beberapa netizen menyayangkan sikap pengelola yang dianggap mencoba menutupi jejak digital. “Mereka menghapus ulasan negatif atau menutup akun media sosialnya di tengah proses hukum yang berjalan,” ucap unggahan itu.
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Menurut dia, tindakan itu dilakukan oleh tim Satuan Reserse Kriminal Polresta Yogyakarta.
"Benar, kami melakukan penggerebekan sebuah tempat penitipan anak di daerah Umbulharjo,”, ujarnya, Sabtu, 25 April 2025. Menurut Riski, polisi menduga terdapat oknum pengelola yang melakukan kekerasan terhadap anak-anak.
“Mereka diduga kuat memperlakukan anak secara diskriminatif atau melakukan kekerasan terhadap anak," ucapnya. Riski menegaskan saat ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....