Alasan The Fed Turunkan Suku Bunga 50 Bps
- 19 Sep 2024 13:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed telah mengumumkan pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin (bps). Sehingga tingkat suku bunga acuan di AS sekarang sebesar 4,75-5 persen.
"Keputusan ini mencerminkan keyakinan kuat kami, untuk memperkuat perekonomian. Bahwa dengan melakukan kalibrasi kebijakan yang tepat pasar tenaga kerja akan tumbuh dan inflasi bisa kembali ke dua persen," kata Ketua The Fed Jerome Powell dalam keterangannya Kamis (19/9/2024) dini hari waktu Indonesia.
The Fed melihat sudah ada kemajuan dalam laju inflasi. Dimana inflasi sudah menurun dari level tertinggi 7 persen ke 2,2 persen di bulan Agustus 2024.
Baca Juga : IHSG Dibuka Menguat, namun Masih Berisiko Terkoreksi
Pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 50 basis poin di bulan September ini, merupakan yang pertama dalam empat tahun terakhir. Selanjutnya, Powell mengatakan, The Fed akan menjaga pasar tenaga kerja Amerika Serikat karena tingkat pengangguran AS yang meningkat.
Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan The Fed akan menurunkan suku bunga tiga kali hingga akhir tahun. Perkiraan inilah yang menjadi pertimbangan BI untuk juga menurunkan suku bunga pada bulan September ini.
"Kami melakukan bacaan dari proyeksi-proyeksi The Fed serta analisis dari para pelaku pasar. Perkiraannya suku bunga The Fed akan turun tiga kali tahun ini, dan empat kali tahun depan," ujar Perry.
Menurut Perry, The Fed akan menurunkan suku bunga tahun ini di bulan September, Oktober dan November. Tahun depan, The Fed kemungkinan akan menurunkan suku di bulan September, November dan Desember.
Perkiraan itu berubah dari perkiraan sebelumnya, dimana The Fed diprediksi hanya akan menurunkan suku bunga dua kali tahun ini. Sedangkan di tahun depan, prediksinya The Fed hanya memangkas suku bunga tiga kali.
"Kita akan terus memantau perkembangannya. Kita akan melihat data-data baru," ucap Perry menutup keterangannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....