IHSG Dibuka Menguat, namun Masih Berisiko Terkoreksi

  • 19 Sep 2024 11:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: IHSG dibuka menguat 0,37 persen (28,97 poin) ke level 7.858, Kamis (19/9/2024), setelah turun pada penutupan kemarin. Namun, Head of Research Retail BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan, IHSG masih berisiko terkoreksi pada penghujung hari nanti.

"IHSG berpotensi sedikit koreksi setelah Bank Indonesia di luar dugaan memangkas suku bunga 25 basis poin. Sedangkan bank sentral AS The Fed menurunkan suku bunga 50 basis poin," kata Fanny.

Fanny memperkirakan, level support IHSG ada di rentang 7.790-7.815. Adapun level resist di rentang 7.880-7.900.

Baca juga: IHSG Turun Tipis Dipengaruhi Sentimen Penurunan Suku Bunga

Indeks saham global bergerak bervariasi jelang pengumuman pemangkasan suku bunga The Fed. Saham di Wall Street, indeks Dow Jones turun 0,25 persen, S&P 500 0,29 persen, Nasdaq Composite 0,31 persen.

Bursa saham Asia-Pasifik berbeda, di mana indeks S&P/ASX 200 Australia naik tipis 0,01 persen. Indeks Nikkei 225 Jepang pun naik 0,49 persen, dan CSI 300 di Tiongkok naik 0,37 persen.

"Pemangkasan suku bunga hingga 50 basis poin oleh The Fed merupakan perkiraan tertinggi untuk pemangkasan pertamanya. Utamanya dalam kurun waktu lebih dari empat tahun terakhir," ujar Fanny.

Fanny menambahkan, fokus The Fed saat ini adalah menjaga pasar tenaga kerja tetap sehat. "Pasar memperkirakan pemotongan setidaknya 25 basis poin pada November, atau berpeluang 40 persen untuk pemotongan 50 bps," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....