Jangan Pernah Mencoba Judi Online
- 12 Jul 2024 10:46 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Akhir - akhir ini, judi online sedang hangat menjadi perbincangan masyarakat. Fenomena judi online memiliki dampak yang serius bagi para pemainnya.
Judi online bisa menjadi awal kehancuran bagi seseorang karena bisa memicu tindakan kriminal yang merugikan orang lain. Awalnya judi online akan mengakibatkan kecanduan yang tidak disadari oleh si pemain.
Perasaan bahwa sedikit lagi akan menang, dan pasti menang merupakan tahap awal kecanduan. Kenyataannya, judi tidak akan pernah membuat pemain kaya bahkan jika menang sekalipun.
Diceritakan oleh Syam warga Semarang, dirinya mengenal pengusaha makanan yang bermain judi online. Uang hasil penjualan di gunakan untuk bermain, hingga usahanya hampir bangkrut.
Syam menambahkan, temannya tersebut sampai menjual rumah untuk menutupi kerugian. Itulah salah satu contoh efek negatif bermain judi online.
Dikutip dari X @Threadreceh_, beberapa netizen mengungkapkan cerita kerugian bermain judi online. Salah satunya menceritakan bahwa pamannya bermain judi online hingga menjual semua aset dan keluarganya hancur.
Netizen lain menceritakan, bahwa ada pegawai yang bermain hingga menggelapkan dana perusaan sampai 500 juta. Bahkan ada yang bercerita teman sekantornya memilih mengakhiri hidup karena hutang pinjol untuk bermain slot.
Masih dari thread yang sama, ada yang menceritakan bapaknya bermain judi online hingga menjual semua aset dan berdampak pada pendidikannya. Akun lain menceritakan, temannya berbohong ke istri motonya dicuri padahal di jual untuk bermain judol dan habis 8 juta dalam semalam.
Masih banyak lagi cerita dampak negatif judi online di thread tersebut. Tetapi dari beberapa cerita diatas kita bisa tahu bahwa judi online sangat berbahaya.
Dari judi online, merasa kekurangan modal hingga memakai pinjaman online, menjual aset, sampai menggalapkan uang kantor. Dari judi online memancing tindakan negatif lain karena rasa candu yang ditimbulkan.
Menurut pakar psikolog, orang dengan kecanduan judi online memiliki kerusakan otak yang sama dengan pecandu narkoba. Sehingga perlu terapi dan tindakan lanjut sebelum menjadi lebih buruk lagi.
Saat ini beberapa instansi sudah mulai sadar akan bahaya judi online dan mulai menerapkan sweeping ke pegawainya. Jika ada pegawai yang history browser handphone atau komputer terdapat judi online maka akan ditindak.
Setya warga Kendal menderitakan, bahwa di instansi temannya bekerja ada beberapa pegawai dipecat karena ketahuan bermain judol. Setya menambahkan, temannya terkena skorsing beberapa bulan karena di ketahuan juga.
Jangan sekali kali anda mencoba bermain judi online, judi online bukan solusi anda mencari uang. Nyatanya judi online malah akan menyedot uang anda dan menghancurkan keuangan anda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....