IHSG Dibuka di Level 5.960,41, Menguat 1,26 Persen

  • 12 Jun 2026 09:23 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • IHSG dibuka melemah 1,26 persen ke level 5.960,41 pada perdagangan Jumat
  • BNI Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang rebound secara teknikal dalam jangka pendek
  • Pasar mencermati sentimen Timur Tengah, penjualan ritel, dan efisiensi anggaran MBG

RRI.CO.ID, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat, 12 Juni 2026. Pada awal sesi pertama, IHSG berada pada level 5.960,41 atau naik 74,38 poin (1,26 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya.

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menilai IHSG berpeluang melanjutkan penguatan secara teknikal dalam jangka pendek. “IHSG hari ini berpotensi short term teknikal rebound ke 5.900-5.950,” kata Fanny, Jumat, 12 Juni 2026.

Fanny memperkirakan IHSG bergerak pada area support di kisaran 5.780 hingga 5.840. Sementara itu, level resistansi diperkirakan berada pada rentang 5.900 hingga 6.000.

Fanny mengatakan sentimen pasar masih dipengaruhi perkembangan konflik di Timur Tengah. Menurutnya, penguatan bursa saham Amerika Serikat terjadi setelah Presiden Donald Trump membatalkan rencana serangan ke Iran.

“Sehingga harga minyak terkoreksi karena meredanya kekhawatiran gangguan pasokan energi dari Timur Tengah,” ujarnya. Sementara itu, Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai pelaku pasar juga mencermati sejumlah sentimen domestik.

Salah satunya penurunan pertumbuhan penjualan ritel tahunan menjadi 3,7 persen pada April 2026. “Penurunan disebabkan melemahnya daya beli masyarakat akibat kenaikan harga bahan bakar non subsidi,” kata Tim Phintraco Sekuritas.

Selain itu, pasar turut memperhatikan langkah pemerintah melakukan efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Phintraco Sekuritas, efisiensi anggaran berpotensi membantu menekan defisit APBN apabila dapat dilakukan secara signifikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....