Menkeu Purbaya Sebut Banyak Rumor Negatif Ikut Menekan Rupiah
- 03 Jun 2026 21:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melihat pelemahan nilai tukar rupiah bukan hanya disebabkan faktor eksternal. Tapi juga faktor di dalam negeri yang terlalu banyak isu dan rumor negatif
- “Ada yang bilang saya menyuruh perbankan melaluikan stress-test kalau rupiahnya 18.000 lebih, padahal saya gak pernah isu seperti itu," kata Menkeu Purbaya
- Menkeu Purbaya juga mengatakan bahwa stabilisasi nilai tukar rupiah adalah juridiksi Bank Indonesia, tugasnya sebagai menteri keuangan adalah menjaga fundamental ekonomi
RRI. CO.ID, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melihat pelemahan nilai tukar rupiah bukan hanya disebabkan faktor eksternal. Tapi juga faktor di dalam negeri yang terlalu banyak isu dan rumor negatif.
“Kalau kita lihat pelemahannya tiba-tiba saja, satu dua hari ini kan. Ada rumor macam-macam di pasar,” kata Menkeu Purbaya usai Rapat Kerja di Komisi XI DPR RI, Rabu, 3 Juni 2026.
“Ada yang bilang saya menyuruh perbankan melaluikan stress-test kalau rupiahnya 18.000 lebih, padahal saya gak pernah isu seperti itu. Jadi banyak isu yang membuat sentimen ke rupiah negatif,” ujarnya lagi.
Menku Purbaya menegaskan, kewajibannya sebagai menteri keuangan adalah menjaga fundamental ekonomi, agar bergerak semakin cepat. Karena pada akhirnya nilai tukar rupiah akan ditentukan oleh fundamental ekonominya.
Menkeu Purbaya juga mengatakan, sebagai Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan KSSK, dirinya juga belum merasa perlu melakukan pertemuan khusus. Karena stabilisasi nilai tukar rupiah, tegasnya, adalah juridiksi Bank Indonesia.
“Biar itu mereka (BI) jalankan dulu, nanti kita rapat berkala secara normal saja. Kalau ada kordinasi yang bisa ditingkatkan untuk memperbaiki nilai tukar, kita akan lakukan,” ujarnya.
Namun jika BI meminta ada rapat cepat, tambah Menkeu, maka akan diadakan rapat lebih cepat. Karena sejauh ini, juga sudah ada pertemuan bulanan dewan gubernur BI yang membahas perkembangan rupiah.
“Tapi kalau soal stabilisisasi nilai tukar, itu juridiksi BI sebagai bank sentra,” kata Menkeu menegaskan. Hari ini nilai tukar rupiah masih melemah ke level Rp17.966 per dolar AS.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....