OJK Dorong Pengembangan Potensi Daerah untuk Perkuat Ekonomi Nasional
- 25 Mei 2026 16:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- OJK menilai pengembangan ekonomi daerah penting untuk memperkuat ekonomi nasional.
- Komisi XI DPR RI mendukung sinergi OJK dan sektor jasa keuangan di daerah.
- Potensi unggulan daerah didorong menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi inklusif.
RRI.CO.ID, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pengembangan potensi ekonomi daerah menjadi salah satu kunci memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah 2026
“Kita menyampaikan bagaimana pentingnya peran daerah untuk bisa mengembangkan ekonomi daerahnya masing-masing. Tentu dengan melihat apa saja potensi yang bisa dikembangkan,” kata Friderica di Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.
Ia menjelaskan, OJK berperan melakukan orkestrasi kebijakan dan koordinasi lintas kementerian serta lembaga. Langkah tersebut dilakukan agar sektor jasa keuangan dapat mendukung optimalisasi potensi ekonomi di berbagai daerah.
Menurutnya, setiap daerah memiliki potensi unggulan berbeda yang dapat dikembangkan, misalnya Sumatra Selatan yang memiliki potensi kopi. Jawa Tengah, tambahnya, unggul pada sektor padi dan jagung, sementara Jawa Timur memiliki potensi susu.
Selain itu, DKI Jakarta juga dinilai memiliki kekuatan di sektor ekonomi kreatif. OJK memastikan berbagai program dukungan sektor jasa keuangan diarahkan untuk memperkuat pengembangan ekonomi nasional maupun daerah.
“Intinya bagaimana OJK melalui berbagai programnya memastikan dukungan terhadap pengembangan ekonomi Indonesia. Baik di tingkat nasional maupun daerah melalui dukungan dari sektor jasa keuangan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menegaskan DPR mendukung langkah OJK dalam memperkuat pengembangan ekonomi daerah. Menurutnya, pengembangan ekonomi daerah penting untuk mempercepat pembangunan yang inklusif.
“Kami di Komisi XI memberikan penguatan dan dukungan kepada setiap langkah yang dilakukan OJK. Tentunya pengembangan ekonomi daerah ini mengakselerasi pembangunan untuk mencapai pertumbuhan yang inklusif dan bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” kata Misbakhun.
Ia mengatakan, pengembangan ekonomi daerah harus berbasis pada potensi unggulan masing-masing wilayah. Selain itu, diperlukan sinergi kuat antara pelaku usaha dan industri jasa keuangan di daerah.
Misbakhun menilai, konsolidasi nasional yang dilakukan OJK menjadi langkah strategis untuk menyatukan persepsi pembangunan ekonomi Indonesia ke depan. Ia berharap kolaborasi lintas sektor mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi yang merata hingga ke seluruh daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....