BEI Dukung Sosialisasi Reksa Dana untuk Tingkatkan Inklusi Pasar Modal

  • 20 Apr 2026 22:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat tentang Reksa Dana masih harus terus dilakukan. Sehingga dapat meningkatkan inklusi pasar modal Indonesia
  • Saat ini tingkat literasi pasar modal sudah mencapai 17,78 persen. Sementara tingkat inklusi nya masih berada di level 1,34 persen
  • Hingga Maret 2026, nilai dana kelolaan atau aset under management Reksa Dana di Indonesia mencapai Rp699,65 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa Reksa Dana salah satu pilihan utama masyarakat untuk memulai investasi

RRI.CO.ID, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat tentang Reksa Dana masih harus terus dilakukan. Sehingga dapat meningkatkan inklusi pasar modal Indonesia yang persentasenya saat ini masih sangat rendah.

"Saat ini tingkat literasi pasar modal sudah mencapai 17,78 persen. Sementara tingkat inklusi nya masih berada di level 1,34 persen," kata Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kristian Manullang dalam kegiatan Sosialisasi PINTAR Reksa Dana di gedung BEI, Senin, 20 April 2026.

Dengan kondisi itu, lanjut Kristian, banyak masyarakat yang tahu tentang pasar modal. Tapi yang mau mulai berinvestasi belum cukup banyak.

"Di sinilah pentingnya edukasi yang berkelanjutan untuk mendorong masyarakat memulai investasi dari instrumen yang sederhana. Salah satunya instrumen Reksa Dana, selain sederhana investasinya juga terjangkau," ucap Kristian.

Menurutnya, hingga Maret 2026, nilai dana kelolaan atau aset under management Reksa Dana di Indonesia mencapai Rp699,65 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa Reksa Dana salah satu pilihan utama masyarakat untuk memulai investasi.

"Karena reksadana menawarkan diversifikasi portofolio, dan pengelolaan yang profesional dengan akses yang relatif terjangkau," ujar Kristian. Ia juga mengatakan, peningkatan pemahaman masyarakat terhadap Reksa Dana sangat penting.

Harapannya, masyarakat bukan hanya paham Reksa Dana sebagai produk investasi. Tetapi juga sebagai pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal pasar modal secara lebih luas.

Untuk itu, BEI menyambut positif program yang dilaksanakan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI). Berupa kegiatan sosialisasi dan edukasi dengan tagline "Reksa Dana Aja" serta penyelenggaraan Pekan Reksa Dana.

Kedua program tersebut adalah bagian dari program PINTAR Reksa Dana yang akan diluncurkan OJK dan APRDI bulan April ini. "Program ini membawa pesan yang kuat, karena membangun narasi bahwa investasi dapat dilakukan secara sederhana, bertahap dan terencana," kata Kristian.

BEI juga meyakini program ini bukan hanya akan memperkuat literasi. Tapi juga meningkatkan inklusi pasar modal Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....