Mengenal The Fed dan Pengaruhnya pada Perekonomian Dunia
- 31 Mar 2026 09:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- The Federal Reserve atau The Fed adalah bank sentral AS yang mengatur kebijakan moneter.
- Bertujuan mengendalikan inflasi dan pemaksimalan lapangan kerja (dual mandate).
- Berpengaruh secara global karena kebijakannya memengaruhi nilai tukar, investasi, dan ekonomi dunia.
RRI.CO.ID, Jakarta - The Federal Reserve atau populer disebut "The Fed" adalah bank sentral Amerika Serikat (AS) yang mengatur kebijakan moneter negara itu. Lembaga ini berdiri tahun 1913 melalui undang-undang "Federal Reserve Act".
Mengutip dari stlouisfed.org, awal pembentukan The Fed dipicu krisis finansial besar seperti peristiwa "Panic of 1907" di AS. Tujuannya untuk menciptakan sistem keuangan yang stabil dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
Secara umum, The Fed berperan untuk menjaga stabilitas ekonomi. Target ini dikenal sebagai mandat ganda (dual mandate), yaitu untuk stabilitas harga dan pemaksimalan lapangan pekerjaan.
Tugas utama The Fed sebagaimana bank sentral adalah menetapkan suku bunga, mengatur jumlah uang beredar, dan mengawasi perbankan. Lembaga ini menjaga stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan.
Melansir federalreserve.gov, dalam penerapan kebijakan moneter, The Fed menggunakan sejumlah instrumen. Berikut adalah beberapa dari instrumen yang digunakan bank sentral AS itu.
1. Open Market Operation
The Fed menggunakan operasi pasar terbuka untuk membeli atau menjual sekuritas pemerintah. Ketika The Fed ingin meningkatkan pasokan uang, mereka akan membeli sekuritas pemerintah, begitu pula sebaliknya.
2. Quantitative Easing (QE)
The Fed akan membeli surat utang jangka panjang yang dimiliki perusahaan maupun perbankan. Hal ini dilakukan agar dunia usaha punya dana segar untuk diputarkan sebagai investasi maupun pinjaman.
3. Suku Bunga
Inilah yang menjadi instrumen utama The Fed. Tepatnya suku bunga acuan yang akan memengaruhi biaya pinjaman dan konsumsi AS dan dunia.
The Fed akan menaikkan suku bunga acuan ketika mereka ingin menekan inflasi dengan mengendalikan peredaran uang di masyarakat. Sebaliknya mereka akan menurunkan suku bunga acuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Singkatnya, ketika suku bunga naik, pergerakan ekonomi melambat. Ketika turun, ekonomi terdorong tumbuh.
Seiring berjalannya waktu, The Fed menjelma menjadi salah satu lembaga ekonomi paling berpengaruh di dunia. Seperti kita ketahui, dolar AS merupakan mata uang utama dalam sistem ekonomi internasional, dan The Fed mengendalikan distribusinya.
Kebijakan moneter The Fed juga bisa betul-betul memengaruhi perekonomian internasional. Dampaknya dapat dirasakan melalui perubahan nilai tukar, investasi, dan likuiditas global.
Ada salah satu contoh peristiwa krisis ekonomi global besar di era modern yang dikenal dengan "Global Financial Crisis (GFC)" pada 2008. Situasi cukup kacau dan merembet ke seluruh dunia, hingga mengakibatkan pasar keuangan global terpukul (nilai aset keuangan turun drastis), diikuti oleh resesi ekonomi.
The Fed, diikuti dengan bank-bank sentral lainnya seperti di Inggris, membantu menstabilkan sistem ekonomi global. Di sinilah pengaruh The Fed mulai terasa.
Serangkaian kebijakan moneter yang bersifat ekstra longgar (easing) diluncurkan untuk mengatasi masalah tersebut. Ini dimulai dengan menurunkan suku bunga acuan (Fed Fund Rate/FFR) hingga mendekati nol persen (M. Noor Nugroho dan Michael Christian, Perkembangan Ekonomi Keuangan dan Kerja Sama Internasional, 2008).
Contoh pengaruh lainnya yakni yang dirasakan Indonesia. Beberapa kali pengumuman perubahan suku bunga oleh The Fed berdampak pada stabilitas mata uang rupiah.
Menurut Steve Schifferes melalui publikasinya (University of London, 2023) peran ini sekarang tidak sekuat sebelumnya. Alasannya The Fed juga menghadapi dilema dari mandat gandanya itu yakni antara mengatasi inflasi dan mencegah resesi di tengah melemahnya pasar tenaga kerja.
Bagaimanapun, The Fed masih terasa seperti aktor utama dalam perekonomian global. Keputusan kebijakannya bisa menentukan arah pergerakan ekonomi negara-negara di seluruh dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....