AS Minta Damai dengan Iran, Rupiah Berpeluang Menguat

  • 26 Mar 2026 12:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Nilai tukar rupiah sedikit menguat terhadap dolar AS dalam perdagangan hari ini.
  • Berdasarkan data Bloomberg, sejak pembukaan perdagangan hingga pukul 11.00 WIB rupiah naik menjadi Rp16.900 per dolar AS.
  • Penguatan rupiah ditopang sentimen positif pasar setelah AS mengajukan proposal perdamaian pada Iran

RRI.CO.ID, Jakarta - Nilai tukar rupiah sedikit menguat terhadap dolar AS dalam perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, sejak pembukaan perdagangan hingga pukul 11.00 WIB rupiah naik menjadi Rp16.900 per dolar AS.

Pada penutupan perdagangan hari Rabu kemarin rupiah melemah ke posisi Rp16.911 per dolar AS. "Hari ini nilai tukar rupiah berpeluang terapresiasi ke Rp16.890 per dolar AS," kata Analis Pasar Uang dari Valbury Sekuritas, Fikri C.Permana, Kamis, 26 Maret 2026.

Menurut Fikri, apresiasi rupiah ditopang sentimen positif pasar terhadap prospek perdamaian di Timur Tengah. Presiden AS Donald Trump akhirnya mengirimkan 15 poin perdamaian pada Iran.

Sementara Iran menyatakan akan mempelajari 15 poin perdamaian tersebut, tapi menolak negosiasi langsung dengan AS. "Tidak ada rencana negosiasi langsung dengan AS," kata Menlu Iran, Abbas Araghchi.

Permintaan negosiasi AS diharapkan dapat meredakan ketegangan, sehingga harga minyak dan komoditas energi kembali stabil. "Stabilitas harga harga minyak akan membuka ruang penurunan risiko inflasi global," ucap Fikri.

Ketegangan geopolitik diharapkan juga akan mendorong para investor kembali masuk ke pasar. Sehingga terjadi aliran masuk modal asing ke Indonesia, melalui pasar saham dan surat berharga lainnya.

Sementara itu, indeks dolar AS hari ini berada di level 99, 62. Indeksnya masih menguat dibandingkan hari Rabu kemarin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....