IHSG Ditutup Naik hingga 2,75 Persen karena Pernyataan Menkeu Purbaya

  • 25 Mar 2026 22:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat dalam penutupan perdagangan hari ini sebesar 2,75 persen atau 195 poin ke level 7.302.
  • Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, sentimen positif pasar ditopang oleh pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal defisit anggaran
  • Menkeu Purbaya menegaskan tidak ada rencana untuk melampaui batas defisit anggaran sebesar 3 persen

RRI.CO.ID, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat dalam penutupan perdagangan hari ini. IHSG terpantau naik signifikan hingga 2,75 persen atau 195 poin ke level 7.302.

Sepanjang hari ini, IHSG cenderung bergerak di zona hijau. Sebanyak 574 saham harganya naik, 148 saham harganya turun dan 101 saham stagnan.

Saham sektor industrial nail paling tinggi 5,07 persen, dan saham sektor bahan baku turun paling dalam -0,28 persen. “IHSG kembali dibuka setelah libur Idulfitri selama sepekan dengan sentimen yang membaik,” kata Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Rabu, 25 Maret 2026.

Sentimen positif pasar ditopang oleh pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. “Menkeu menegaskan tidak ada rencana untuk melampaui batas defisit anggaran sebesar 3 persen,” ucap Tim Pilarmas mengutip perkataan Menkeu.

Menkeu Purbaya juga mengatakan, langkah kontinjensi atau darurat hanya disiapkan untuk kondisi krisis besar. Penegaskan tersebut memberikan kepastian dan ketenangan di pasar.

Hari ini, volume saham yang diperdagangkan sebanyak 38,44 miliar lembar saham, frekuensi perdagangan sebanyak 2,13 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp25,92 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp12.868,86 triliun.

Sepanjang hari ini, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan bergerak menguat. Saham saham yang mendominasi penguatan di antaranya ASII, BUMI, PTBA, TLKM dan AMMN.

Sementara itu, bursa Asia di dominasi penguatan seiring meningkatnya optimisme terhadap potensi penyelesaian konflik di Timur Tengah. Optimisme muncul setelah beredar laporan bahwa AS tengah mengupayakan pembicaraan dengan Iran.

The New York Times melaporkan bahwa Washington telah mengirimkan proposal berisi 15 poin kepada Iran untuk menyelesaikan konflik. Sementara media Israel menyebutkan bahwa AS mengupayakan gencatan senjata selama satu bulan guna memfasilitasi negosiasi,” kata Tim Analis Pilarmas.

Laporan tambahan juga menyebutkan bahwa AS dan mediator regional sedang membahas kemungkinan menggelar pembicaraan damai dengan Iran. Namun mereka masih menunggu respons dari Teheran.

“Perkembangan itu mendorong penurunan harga minyak. Serta memberikan angin segar bagi pasar saham yang sebelumnya tertekan oleh kekhawatiran inflasi dan potensi kenaikan suku bunga,” kata Tim Pilarmas menutup analisisnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....